IHSG Menguat di Awal 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Senin, 5 Januari 2026, naik 30,60 poin atau 0,35% di awal perdagangan. Potensi Indeks ini mencetak All-Time High (ATH) didorong January Effect, akumulasi investor asing, dan data ekonomi domestik positif. Investor asing telah membeli bersih Rp4,38 triliun di awal tahun, fokus pada saham seperti BUMI, BRMS, dan GOTO.
Harga Emas Antam Melonjak
Harga emas Antam hari ini naik menjadi Rp2.515.000 per gram, melonjak Rp27.000 dari hari sebelumnya. Buyback emas juga naik ke Rp2.371.000 per gram, menjadikan emas pilihan investasi aman di tengah volatilitas pasar. Kenaikan ini mencerminkan sentimen global terhadap aset safe haven.
Kripto Kompak Menguat
Bitcoin mencapai USD91.349 atau sekitar Rp1,52 miliar per koin, sementara Ethereum stabil di Rp52,4 juta hingga Rp53,5 juta per koin dengan kenaikan 1,47% dalam 24 jam. Altcoin seperti BNB dan Dogecoin ikut menguat, menandakan pemulihan pasar kripto. Kapitalisasi Ethereum capai Rp378 miliar dengan proyeksi bullish ke USD3.430.
Sentimen Forex NZDUSD
Pasangan NZDUSD menunjukkan tren bullish dengan resistance di 0.5789–0.5778 dan support 0.5747–0.5738 pada timeframe 1 jam. Buyer mendominasi meski peluang sell tetap ada di area konsolidasi. Analisa teknikal ini relevan bagi trader forex lokal di tengah data ekonomi AS yang memengaruhi pair ini.
Kesimpulan
Pasar keuangan Indonesia dan global hari ini menunjukkan optimisme dengan penguatan IHSG, emas, dan kripto, sementara forex menawarkan peluang trading hati-hati. Investor disarankan pantau data ekonomi dan diversifikasi portofolio untuk memaksimalkan peluang di tengah volatilitas. Tren positif ini berpotensi berlanjut jika sentimen global tetap mendukung.

Komentar
Posting Komentar