Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru: Kamis, 12 Februari 2026


Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: IHSG Menguat, Emas dan Kripto Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat hari ini setelah penutupan positif kemarin, sementara harga emas Antam dan aset kripto mengalami tekanan penurunan. Berita ini merangkum pergerakan terkini di saham, emas, forex, dan kripto per 12 Februari 2026.

Pergerakan Saham dan IHSG

IHSG ditutup menguat 1,96% atau 159,23 poin ke level 8.290,96 pada Rabu (11/2/2026), didorong optimisme investor terhadap kinerja emiten dan penguatan rupiah. Analis memproyeksikan IHSG berpeluang menguji resistance 8.350-8.400 hari ini, meski waspada aksi jual asing yang mencapai Rp367 miliar kemarin pada saham seperti BBCA dan BUMI.

Rekomendasi saham hari ini mencakup BBCA, ANTM, MDKA, MAPA, dan BUMI, dengan sektor energi yang melejit nyaris 6% pada sesi sebelumnya. Investor asing cenderung menjual big cap perbankan, sementara mid-small cap menunjukkan potensi.

Harga Emas Antam dan Global

Harga emas Antam hari ini bertahan di Rp2.947.000 per gram, turun tipis Rp7.000-Rp15.000 dari sebelumnya, mengikuti koreksi global di mana emas dunia naik 0,75% ke USD5.061,77 per troy ounce pada 11 Februari. Buyback emas juga melemah, dipengaruhi penguatan dolar AS dan sentimen hati-hati jelang data ekonomi.

Untuk ukuran lebih besar, emas 10 gram dijual Rp28.965.000 dan 1 kg Rp2.887.600.000, menjadikannya aset safe haven yang tetap menarik di tengah volatilitas pasar.

Update Kripto: Bitcoin dan Ethereum Turun

Pasar kripto mayoritas merah hari ini, dengan Bitcoin (BTC) turun 1,51% ke USD67.556,86 dan Ethereum (ETH) melemah 2,53% ke USD1.959,94 dalam 24 jam terakhir. Tekanan jual pada aset berkapitalisasi besar ini memperpanjang konsolidasi setelah reli sebelumnya.

Altcoin seperti BNB dan Solana juga terkoreksi, dengan Fear & Greed Index di level Extreme Fear meski BTC bertahan di zona USD67.000.

Sorotan Forex: AUDUSD Rally

Pair AUDUSD memperpanjang rally ke level tertinggi 3,5 tahun di 0.7142 pada sesi Asia hari ini, didorong sinyal kebijakan ketat RBA dan ekspektasi inflasi Australia melonjak ke 5%. Resistensi berikutnya di 0.7170, dengan support 0.7118 jika gagal tembus.

GBPUSD melayang dekat 1.3600, menghadapi tekanan dari safe haven USD dan keputusan BoE yang dovish.


Kesimpulan

Hari ini menawarkan peluang di saham Indonesia dengan IHSG bullish dan rekomendasi spesifik, sementara emas serta kripto butuh kehati-hatian akibat koreksi. Trader forex bisa pantau AUDUSD untuk momentum, tapi kelola risiko ketat di tengah volatilitas global.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emas vs. Bitcoin di Sisa 2025: Siapa yang Unggul?

Video dari kanal Mine Stack ini menyajikan analisis komprehensif mengenai perbandingan investasi antara Emas (Gold) dan Bitcoin (BTC) , terutama dari sudut pandang geopolitik dan strategi *beta play*. 1. Perbandingan Kinerja Historis (Oktober 2022 - Sekarang) Bitcoin (BTC): Mencatatkan kenaikan 7-8 kali lipat . Secara fakta, BTC telah mengungguli (outperform) Emas dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir. Emas (Gold): Mencatatkan kenaikan sekitar 3 kali lipat (dari $1.600 ke $4.200 per ons). Meskipun grafiknya vertikal baru-baru ini, kenaikan persentasenya lebih kecil dari BTC. 2. Penentu Kinerja Masa Depan: Perang Mata Uang Global Kinerja aset ke depan sangat ditentukan oleh hasil pertarungan geopolitik antara AS dan aliansi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dll.): Skenario Pemenang Aset yang Diramalkan Unggul ...

Bitcoin ETF vs. Bitcoin Asli: Panduan Lengkap untuk Investor Indonesia (Pilih Akses Mudah atau Kontrol Penuh?)

Keyword Utama: Bitcoin ETF vs Bitcoin Asli Keyword Sekunder: Pajak Kripto Indonesia , Investasi Bitcoin untuk Pemula , Keuntungan & Kerugian Bitcoin ETF Pendahuluan: Gerbang Baru Investasi Bitcoin Persetujuan Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) telah membuka pintu gerbang baru bagi investor di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mendapatkan eksposur ke aset digital terbesar. Namun, muncul pertanyaan krusial: Apakah lebih baik membeli Bitcoin ETF atau memiliki Bitcoin Asli (fisik) secara langsung? Keputusan ini tidak hanya bergantung pada potensi keuntungan, tetapi juga pada toleransi risiko, kenyamanan teknis, dan implikasi perpajakan di Indonesia. Artikel ini akan membedah perbandingan komprehensif untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat. I. Akses dan Risiko: Siapa yang Lebih Nyaman? Perbedaan terbesar antara Bitcoin ETF dan Bitcoin as...

Waspada! Faktor & Tanda Kapan Harga Emas Akan Turun

Video ini membahas faktor-faktor utama dan tanda-tanda yang perlu diwaspadai kapan harga emas berpotensi turun. Emas sering dianggap aset aman, tetapi harganya dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan lokal. 5 Faktor Utama yang Memicu Penurunan Harga Emas Kenaikan Suku Bunga Global (Terutama The Fed): Ketika Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga, menyimpan uang dalam Dolar AS menjadi lebih menarik (imbal hasil tinggi). Investor beralih dari emas ke Dolar atau obligasi AS, menyebabkan permintaan global terhadap emas menurun dan menekan harga, termasuk harga emas Antam di Indonesia. Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS: Harga emas dunia dihitung dalam Dolar. Jika Dolar melemah dan Rupiah menguat (misalnya karena ekonomi Indonesia stabil), harga emas dalam Rupiah otomatis akan turun. Penurunan Permintaan di Dalam Negeri: Saat ekonomi membaik, masyarakat cenderung mengalihkan uang...

Berita Bisnis Terbaru: Senin, 10 November 2025

Berita Bisnis dan Ekonomi Indonesia Terkini Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 tercatat melambat menjadi 5,04% secara tahunan. Meskipun melambat, hasil ini masih di atas ekspektasi beberapa analis dan memberikan harapan positif bagi pasar. Cadangan devisa Indonesia juga menguat kembali ke level US$ 149,9 miliar, yang menambah keyakinan terhadap stabilitas rupiah di tengah kondisi global yang dinamis. Aliran dana asing masuk ke pasar saham Indonesia masih kuat, dengan transaksi mencapai Rp 876 miliar pada perdagangan akhir pekan lalu. Prediksi dan Rekomendasi Saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini dengan kisaran pergerakan di level 8.320-8.470. Saham-saham unggulan yang menjadi favorit investor asing meliputi BBCA , BREN , BBNI, ASII, dan BMRI. Namun, analis juga mengingatkan adanya potensi konsolidasi pasar karena kenaikan IHSG mulai menunjukkan tanda kejenuhan. Target...

Bitcoin bukan Safe-haven?

Ringkasan inti Diskusi mengenai peran Bitcoin sebagai safe haven tetap hangat, tetapi konsensus akademik dan praktisi belum bulat. Beberapa laporan menunjukkan Bitcoin bisa bertindak sebagai pelindung nilai jangka pendek, namun secara konsisten sebagai safe haven jangka panjang masih dipertanyakan. [1][2][3] Emas tetap menjadi aset lindung nilai yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan bitcoin dalam berbagai krisis, meskipun minat institusional terhadap BTC meningkat seiring adopsi ETF bitcoin dan permintaan inovatif lainnya. [4][5][3] Ketegangan perdagangan, inflasi, dan dinamika kebijakan moneter global mendorong pergeseran minat ke aset-aset safe haven tradisional sembari mencoba menguji potensi Bitcoin sebagai komplementar portofolio. [6][7][8] Pendalaman tema: apakah Bitcoin benar-benar safe haven? Bukti historis terkait safe haven menunjukkan emas , mata uang negara tertentu (misalnya franc Swiss ), dan obligasi pemerintah ...

Review Aplikasi Investasi Pemula TERBAIK 2026 ! ETF Saham Amerika

Beberapa aplikasi trading saham Indonesia yang sangat populer di Google Play Store dan sering direkomendasikan untuk investor, khususnya pemula, antara lain: Stockbit Sangat populer karena fitur komunitas diskusi saham yang aktif dan lengkap. Memiliki fitur virtual trading untuk simulasi. Tersedia fitur analisis yang lengkap ( screener , chartbit , dll.). Ajaib Sangat populer di kalangan investor muda karena tampilannya yang simpel dan proses registrasi yang sangat cepat. Minimal deposit rendah dan direkomendasikan untuk pemula. Menawarkan investasi saham dan reksa dana. Bibit Awalnya terkenal sebagai aplikasi reksa dana berbasis robo advisor , namun kini juga menyediakan fitur investasi saham dan obligasi. Me...

Jawab Tantangan Investasi 2025: Menciptakan Portofolio Anti-Badai dengan Emas, Bitcoin, dan Saham!

Di tengah ketidakpastian global dan dinamika pasar yang terus berubah, tahun 2025 telah membuktikan satu hal: masa depan finansial Anda bukanlah masalah keberuntungan, melainkan hasil dari strategi yang cerdas dan disiplin. Ketika suku bunga global , inflasi , dan tensi geopolitik merombak peta investasi, muncul pertanyaan abadi: Mana aset terbaik untuk melindungi dan melipatgandakan kekayaan Anda? Apakah kembali ke safe haven klasik, merangkul revolusi digital, atau menunggangi gelombang inovasi perusahaan? Mari kita bongkar potensi luar biasa dari tiga pilar investasi modern— Emas , Bitcoin , dan Saham —dan temukan rahasia untuk membangun portofolio yang tangguh dan memotivasi. 1. Emas: Jangkar Kepercayaan di Tengah Badai (The Timeless Anchor) 👑 Emas, logam mulia yang telah menjadi alat tukar dan penyimpan nilai selama ribuan tahun, kembali membuktikan diri sebagai "Raja Safe Haven " di tahun 2025, mencatatkan kenaikan performa yang im...