Langsung ke konten utama

Strategi Danantara di Pasar Modal: Pandu Sjahrir Ungkap Fokus Fundamental, Hilirisasi, dan Misi Jadi Top 3 Asia

Danantara Investment Management, Pandu Sjahrir, Strategi Investasi Danantara, Pasar Modal Indonesia, Sovereign Wealth Fund, Investasi BUMN, Saham Fundamental, Hilirisasi SDA

Danantara Investment Management (Daya Anagata Nusantara), sebagai Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang mengelola aset negara, menjadi sorotan utama di kalangan investor. Dalam wawancara eksklusif, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, memaparkan strategi ambisius yang tidak hanya bertujuan mencari return finansial, tetapi juga membawa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dan pasar modal terdepan di Asia.

Berikut adalah poin-poin kunci dari strategi investasi Danantara yang berfokus pada pembangunan jangka panjang dan peningkatan kepercayaan pasar.

1. Misi Utama: Menciptakan Kepercayaan (Confidence) dan Long-Term Value

Danantara beroperasi sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF), yang berarti fokus utamanya adalah menciptakan nilai aset negara secara berkelanjutan untuk generasi mendatang. Pandu Sjahrir menekankan bahwa tugas Danantara adalah:

  • Membangun Fondasi yang Kuat (Strong Foundation): Mengedepankan tata kelola (governance) yang pas dan kehati-hatian (prudence) dalam berinvestasi.
  • Melakukan Crowding In: Mengajak sektor swasta untuk berinvestasi, bukan malah mendistorsi atau crowding up pasar. Danantara ingin menjadi katalis, bukan pemain tunggal.

"Tugas kami itu menciptakan confidence itu paling penting. Kedua tentunya kami harus berinvestasi dengan unsur kejaga-jagaan governance yang pas dan juga kehati-hatian." - Pandu Sjahrir.

2. Strategi Investasi Tiga Pilar Danantara

Danantara menyalurkan dananya melalui tiga saluran utama, menyeimbangkan antara proyek berdampak tinggi (Economic Return) dan keuntungan finansial (Commercial Return):

Pilar Investasi Fokus Utama Target & Dampak
1. Direct Investment Proyek yang menciptakan lapangan kerja, kriteria ESG, dan nilai ekonomi. Contoh: Proyek Waste-to-Energy (WTE) di kota-kota besar untuk mengatasi masalah kritis lingkungan dan kesehatan.
2. Private Investment Kerja sama dengan firma Private Equity dan Private Credit terkemuka. Mencari return optimal dan transfer pengetahuan (knowledge transfer).
3. Public Market Saham (equity) dan Obligasi (credit) yang liquid. Sebagai instrumen likuiditas yang bisa dikonversi untuk investasi langsung. Sebagian besar akan di-outsource ke fund manager terbaik di Indonesia.

3. Prioritas di Pasar Modal: Fundamental dan Growth Prospect

Danantara berkomitmen untuk berinvestasi di pasar modal dengan pendekatan fundamental. Hal ini menjadi sinyal penting bagi investor ritel:

  • Fokus pada Fundamental: Analisis saham didasarkan pada metrik klasik seperti Price to Earning Ratio (PER), EV/EBITDA, dan Earnings Growth.
  • Seleksi Saham Jangka Panjang: Danantara mencari saham dengan prospek pertumbuhan (growth prospect) yang terbaik dengan nilai (value) yang terbaik. Strategi ini mendorong terciptanya long-term investor di pasar.
  • Peran Likuiditas: Meskipun Danantara menampik julukan liquidity provider yang terlalu bombastis, kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan stabilitas pasar modal secara bertahap.

4. Sektor Prioritas: Hilirisasi dan Downstream Industry

Sektor-sektor yang menjadi fokus utama Danantara adalah yang sejalan dengan agenda transformasi ekonomi nasional:

  • Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA): Tetap menjadi poros utama karena telah terbukti meningkatkan nilai ekspor secara signifikan (puluhan miliar USD). Ini mencakup sektor pertambangan dan industrial downstream, termasuk inisiatif pengembangan baterai kendaraan listrik.
  • Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Waste-to-Energy (WTE): WTE dipilih sebagai solusi kritis untuk masalah lingkungan, mencerminkan komitmen Danantara terhadap kriteria ESG (Environmental, Social, and Governance).

5. Visi Ambisius: Menjadikan Indonesia Top 3 Pasar Modal Asia

Visi jangka panjang Danantara adalah menjadikan pasar modal Indonesia salah satu yang terbesar dan terbaik di Asia Pasifik, menargetkan posisi Top 3 Asia (bersama Tiongkok dan India).

Untuk mencapai ini, Danantara melakukan:

  1. Konsolidasi Aset Manajemen BUMN: Mendorong penggabungan unit aset manajemen (Mandiri, BRI, BNI) untuk mencapai efisiensi yang lebih baik dan tata kelola yang unggul layaknya perusahaan global.
  2. Perekrutan Best Talent: Merekrut talenta terbaik, baik diaspora Indonesia maupun profesional global, untuk membangun "Human Capital Bank" yang membawa knowledge dan skill set kelas dunia.
  3. Menarik Investor Asing: Kehadiran Danantara dengan governance dan track record yang baik diharapkan menjadi sinyal kuat bagi investor global bahwa Indonesia adalah tempat yang aman untuk investasi jangka panjang, dengan pertumbuhan yang kuat dan fundamental yang kokoh.

Kehadiran Danantara bukan hanya sekadar menambah volume dana di pasar, tetapi juga membawa standar tata kelola dan investasi yang lebih matang, mendorong institusi lokal untuk mengambil peran lebih besar, dan pada akhirnya, memperkuat fundamental ekonomi nasional untuk menghadapi persaingan global.


Tindakan untuk Investor:

  • Fokus pada Fundamental: Ikuti jejak Danantara dengan memprioritaskan saham-saham dengan fundamental yang kuat dan prospek pertumbuhan yang jelas.
  • Apresiasi Long-Term View: Pahami bahwa Danantara berinvestasi untuk jangka panjang. Investor ritel dapat meniru pandangan ini untuk meminimalkan risiko dari fluktuasi jangka pendek (greed dan fear).
  • Perhatikan Sektor Prioritas: Sektor yang didukung Danantara, seperti hilirisasi dan EBT, berpotensi menjadi megatrend investasi masa depan di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Bisnis Terbaru: Jumat, 2 Januari 2026

Pasar Kripto Menguat di Awal 2026 Bitcoin memimpin kenaikan pasar kripto pada 2 Januari 2026, dengan harga tembus USD 88.000 dan kapitalisasi USD 1,77 triliun, naik 1,32% harian. Ethereum menyusul di USD 3.000 dengan kenaikan 1,09%, sementara XRP naik 1,98% ke USD 1,87. Sentimen positif ini didorong oleh ekspektasi regulasi CLARITY Act di AS yang dapat tarik modal institusional. Emas Antam Naik Stabil Harga emas Antam hari ini Jumat, 2 Januari 2026, naik Rp 16.000 menjadi Rp 2.504.000 per gram, sementara buyback Rp 2.353.000 per gram. Di Pegadaian , emas 1 gram dijual Rp 2.752.000, menunjukkan ketahanan aset safe haven di tengah fluktuasi global. Prediksi analis menargetkan harga emas dunia capai USD 4.000 per ons sepanjang 2026. IHSG Penguatan Berlanjut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat uji level 8.905 pada 2 Januari 2026, setelah tutup di 8.646,93 dengan penguatan tipis. Saham konsumen non-primer, infrastruktur, dan keuangan dorong kenaikan hingg...

Berita Bisnis Terbaru: Kamis, 22j Januari 2026

Pasar keuangan Indonesia dan global menunjukkan sentimen positif pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan IHSG rebound dan emas Antam naik. Kripto seperti Bitcoin dan Ethereum juga menguat tipis, sementara forex rupiah stabil terhadap dolar AS. Pergerakan Saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17 pukul 09:00 WIB, menandakan rebound setelah penurunan sebelumnya. Sebanyak 303 saham naik, didorong saham seperti YOII yang meroket 28%, sementara empat emiten lain dihentikan sementara karena harga ngacir. Saham COIN terkoreksi 2,36% ke Rp 2.900, tapi prospek jangka panjang tetap menarik meski YtD turun 25,26%. Update Emas Harga emas Antam naik lagi hari ini, dengan 1 gram mencapai Rp 2.790.000, buyback Rp 2.730.600. Tren bullish emas ( XAU/USD ) berlanjut di pasar global, didukung ketegangan geopolitik dan ekspektasi inflasi. Kripto Menguat Bitcoin bertahan di USD 89.472 (Rp 1,51 miliar), naik 0,1-0,31% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pa...

Berita Bisnis Terbaru: Minggu, 18 Januari 2026

Pasar keuangan global dan domestik menunjukkan dinamika beragam pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan emas Antam stabil di level tinggi, kripto berfluktuasi, IHSG mendekati rekor, sementara forex dipengaruhi sentimen regional. Harga Emas Antam Stabil Tinggi Harga emas batangan Antam tetap di Rp 2.663.000 per gram pada 18 Januari 2026, tanpa perubahan dari hari sebelumnya, menjadikannya pilihan aman bagi investor di tengah gejolak geopolitik. Harga buyback juga stabil di Rp 2.509.000 per gram, dengan pecahan kecil seperti 0,5 gram dibanderol Rp 1.381.500 dan 1 kg mencapai Rp 2,603 miliar setelah pajak PPh 22. Tren ini sejalan dengan harga emas dunia yang fluktuatif di sekitar USD 4.595 per troy ons. Kripto: Bitcoin Melemah, Tren Mingguan Positif Bitcoin (BTC) turun 0,31% dalam 24 jam terakhir menjadi USD 95.180 atau sekitar Rp 1,60 miliar, meski menguat 5,22% sepekan terakhir, didorong inflow ETF dan optimisme institusional. Ethereum dan BNB menunjukkan ketahanan dengan po...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 17 Januari 2026

Pasar saham Indonesia mencatat rekor baru dengan IHSG menyentuh 9.075 poin sepekan lalu, sementara kripto dan emas menunjukkan volatilitas tinggi di awal 2026. Harga Bitcoin stabil di sekitar Rp1,6 miliar per koin, dan emas dunia bimbang di $4.600. Kinerja IHSG Terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,47% ke level 9.075,41 pada Kamis (15/1/2026), melanjutkan tren penguatan menuju 9.100 poin. Sepekan hingga 15 Januari, kapitalisasi pasar BEI tembus Rp16.512 triliun, naik 1,29%, didorong beli bersih asing Rp7,30 triliun tahun ini. Saham top gainer seperti ZATA (+35%) dan ESTI (+34,75%) memimpin, sementara sektor barang konsumen non-primer naik 1,15%. Update Pasar Kripto Transaksi kripto RI tembus Rp482,23 triliun sepanjang 2025, dengan Bitcoin (BTC) di Rp1.608.200.856 (-0,61% dalam 24 jam) dan Ethereum (ETH) Rp55.500.000 (-1,12%). Di global, Tether bekuin $182 juta USDT untuk cegah penggunaan ilegal, sementara BTQ Technologies luncurkan testnet Bitco...

Berita Bisnis Terbaru: Rabu,21 Januari 2026

Harga emas Antam mencapai Rp 2.737.000 per gram pada 21 Januari 2026, sementara Bitcoin anjlok ke kisaran US$88.000-US$89.000 di tengah volatilitas pasar global . Rupiah melemah tipis terhadap dolar AS di level Rp16.950-an, memengaruhi trading forex dan saham IHSG yang dibuka loyo di 9.094. Pasar kripto Indonesia diproyeksi tumbuh meski ada tekanan eksternal. Tren Harga Emas Harga emas dunia naik ke US$4.762 per troy ounce pada 20 Januari 2026, didorong ketidakpastian geopolitik . Di Indonesia, emas Antam hari ini Rp2.737.000 per gram, naik dari level sebelumnya sekitar Rp2.631.000 pada awal Januari, dengan buyback stabil di kisaran Rp2.426.000. Prediksi analis menargetkan Rp2,9 juta per gram sepanjang 2026 akibat inflasi dan permintaan safe haven . Pergerakan Kripto Bitcoin turun 3-4% ke US$88.832-US$89.319 pada 21 Januari 2026, setara Rp1,52 miliar per BTC dengan kurs saat ini. Ethereum ikut merosot ke US$2.936-US$2.964, turun 7% dalam 24 jam, dipicu sentimen ...

Berita Bisnis Terbaru: Senin, 12 Januari 2026

Pasar Saham Indonesia Menguat di Awal 2026 Investor asing membanjiri pasar saham Indonesia dengan net buy Rp2,04 triliun pada pekan pertama Januari 2026, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,8% ke level 8.936,75. Saham komoditas seperti AMMN (+3,16%), BUVA (+15,44%), dan EMAS (+6,47%) menjadi pendorong utama penguatan ini. Analis memprediksi IHSG berpeluang konsolidasi menguat hari ini dengan support di 8.900-8.732 dan resistance 9.002-9.050. Harga Emas Antam Stagnan Stabil Harga emas batangan Antam 1 gram bertahan di Rp2.602.000 pada pagi ini, Senin 12 Januari 2026, sama dengan hari sebelumnya. Emas UBS sedikit lebih tinggi di Rp2.676.000 per gram, sementara Galeri24 di Rp2.622.000, menunjukkan pasar emas lokal cenderung stabil di tengah fluktuasi global. Tren ini mencerminkan ketenangan investor yang masih memantau inflasi dan kebijakan suku bunga BI . Forex: EUR/USD Tertekan Dolar AS Pasangan EUR/USD ditutup turun 0,20% di 1.1636 pada Jumat lalu, te...

Berita Bisnis Terbaru: Selasa, 27 Januari 2026

Update Pasar Keuangan Hari Ini, 27 Januari 2026 Harga emas Antam sedikit turun menjadi Rp2.916.000 per gram , sementara kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menguat signifikan. IHSG diprediksi konsolidasi dengan dukungan sektor basic materials , dan rupiah melemah tipis terhadap dolar AS . Pergerakan Harga Emas Harga jual emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.916.000 per gram dari Rp2.917.000 kemarin, sementara buyback Rp2.749.000 per gram. Penurunan ini terjadi di tengah fluktuasi global, dengan harga emas 0,5 gram Rp1.508.000 dan 5 gram Rp14.220.000. Investor disarankan pantau tren komoditas untuk peluang beli. Kripto Menguat Kembali Bitcoin (BTC) naik 1,92% ke USD88.028 atau sekitar Rp1,476 juta per koin, dengan kapitalisasi pasar USD1,76 triliun . Ethereum (ETH) lebih perkasa, naik 4,58% ke USD2.923 atau Rp49,48 juta. Altcoin seperti BNB dan Bitcoin Cash ikut hijau, didorong aktivitas jaringan dan sentimen positif. Aset Kripto Ha...