Langsung ke konten utama

Postingan

Investasi Emas Aman, Mudah dan Terjangkau mulai dari Rp 5000

Tertarik Investasi di Logam Mulia seperti Emas?  Yuk, coba Investasi Emas Fisik Digital di TREASURY , Investasi Emas Fisik Digital #AmanMudahTerjangkau Mulai Dari Rp 5.000-an! Treasury adalah aplikasi investasi emas fisik digital pertama yang mendapatkan izin dari BAPPEBTI dan diawasi oleh KOMINFO . Aplikasi Treasury dirancang untuk memberikan pengalaman investasi emas digital yang AMAN, MUDAH, dan TERJANGKAU.  Treasury sudah dipercaya lebih dari 4.000.000++ pengguna. Investasi emas digital dalam aplikasi Treasury bisa dicetak dalam bentuk emas batangan asli ANTAM dan UBS Logam Mulia 24 karat . Treasury juga mendukung berbagai pilihan metode pembayaran seperti Gopay , OVO , Dana , LinkAja , ShopeePay , BCA Virtual Account , serta bank lainnya. Pembayaran juga bisa dilakukan melalui gerai retail seperti Alfamart , Indomaret , Alfamidi, Lawson, dan Dan+Dan. Treasury memastikan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi emas digital. DAFTAR & Download sekarang dan mul...
Postingan terbaru

Berita Bisnis Terbaru: Selasa, 3 Februari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Emas Naik, Kripto & Saham Tertekan Pasar aset investasi global dan lokal menunjukkan volatilitas tinggi pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan emas pulih sementara kripto dan saham Indonesia menghadapi tekanan. Investor disarankan memantau data ekonomi AS dan sentimen regional untuk strategi trading hari ini. Update Harga Emas Harga emas Antam hari ini berada di atas Rp 3 juta per gram, setelah naik signifikan Rp 167.000 menjadi Rp 3.027.000 per gram pada perdagangan kemarin, dengan buyback sekitar Rp 2.624.000–Rp 2.768.000 per gram. Emas UBS dan Galeri24 juga stabil di kisaran Rp 2,96 juta per gram, meski sempat terkoreksi Rp 33.000 awal pekan, menjadikannya aset safe haven di tengah gejolak pasar. Tren ini didorong oleh ketegangan geopolitik dan inflasi global, membuat emas tetap menarik untuk diversifikasi portofolio. Pergerakan Kripto Bitcoin (BTC) melemah ke USD 76.126–78.840 hari ini, turun hingga 2,8% dalam 24 jam terakhir, m...

Berita Bisnis Terbaru: Senin, 2 Februari 2026

IHSG Anjlok Parah di Tengah Sentimen MSCI, Emas Antam Naik Pasar saham Indonesia dibuka memerah pada Senin, 2 Februari 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 4,5% dan meninggalkan level 8.000. Sebanyak 602 saham terbakar, dipicu oleh keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks akibat isu transparansi free float saham Indonesia , meski OJK dan BEI berjanji percepat reformasi. Kondisi Forex Rupiah Melemah Rupiah terhadap dolar AS ( USD/IDR ) naik menjadi 16.796,40, menguat tipis 0,13% hari ini tapi tetap melemah 0,32% sebulan terakhir. Sentimen suku bunga rendah dari bank sentral memperburuk tekanan, dengan proyeksi akhir kuartal di 16.721,64. Emas Antam Kembali Menguat Harga emas Antam hari ini naik Rp167.000 menjadi Rp3.027.000 per gram, sementara buyback naik Rp21.000 ke Rp2.633.000 per gram. Kenaikan ini mencerminkan safe haven di tengah gejolak saham, dengan harga 0,5 gram Rp1.563.500. Bitcoin Prospek Bullish Februari Bitcoin diperdagan...

Berita Bisnis Terbaru: Minggu, 1 Februari 2026

Pasar keuangan global dan domestik hari ini menunjukkan volatilitas tinggi, dengan penurunan tajam di kripto dan emas Antam , sementara saham IDX menanti pembukaan Senin dengan sentimen optimis dari Menkeu . Berita terbaru per 1 Februari 2026 mencakup tren trading emas, kripto, forex, dan saham yang perlu dipantau investor. Tren Kripto Merah Harga Bitcoin (BTC) anjlok ke USD 78.840 pagi ini, diikuti Ethereum dan Dogecoin yang kompak melemah, mencerminkan koreksi pasar kripto setelah volatilitas akhir Januari. Analis Bloomberg menyebut penurunan ini wajar meski emas dan silver cetak rekor baru-baru ini, dengan BTC tetap unggul sejak 2022. Altcoin potensial seperti Midnight (NIGHT), Hyperliquid (HYPE), dan Monero (XMR) menunjukkan sinyal bullish untuk Februari, didukung roadmap kuat dan indikator money flow. Harga Emas Antam Turun Emas Antam hari ini berada di Rp 2.860.000 per gram, turun Rp 260.000 dari kemarin, sementara Galeri24 dan UBS juga di bawah Rp 3 juta per gram. P...

Flash Crash - Harga Emas & Perak Anjlok.

Harga perak global baru saja mengalami "flash crash" hingga turun sekitar 30% dalam satu hari, sementara emas juga ikut anjlok lebih dari 10% setelah Presiden AS Donald Trump resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed yang baru. Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi investor emas–perak Indonesia tentang bagaimana politik moneter bisa mengguncang aset safe haven dalam hitungan jam. Apa yang Sebenarnya Terjadi? Perak spot ambruk lebih dari 30% dan sempat diperdagangkan di kisaran sekitar 79–80 dolar AS per ons, mencatat hari terburuknya sejak dekade 1980-an. Emas turun lebih dari 10–12% dari rekor tertingginya, dengan beberapa kontrak berjangka emas merosot hingga area 4.700–5.000 dolar AS per ons. Penurunan tajam ini terjadi hanya beberapa hari setelah emas, perak, dan tembaga mencetak rekor harga tertinggi dalam sejarah sebelum aksi jual masif dimulai. Ilustrasinya: banyak trader ritel masuk logam muli...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 31 Januari 2026

Pasar keuangan hari ini, Sabtu 31 Januari 2026, masih berada dalam mode waspada: harga emas lokal bertahan di atas Rp 3 juta per gram, pasar kripto melanjutkan tekanan jual, sementara sentimen saham Indonesia belum sepenuhnya pulih setelah gejolak pekan ini. Emas: Masih Di Atas Rp 3 Juta Harga emas batangan Antam hari ini tercatat sekitar Rp 3,12 juta per gram, setelah sehari sebelumnya turun sekitar Rp 48 ribu per gram. Lini produk emas Antam, Galeri24 dan UBS sama‑sama diperdagangkan di kisaran di atas Rp 3 juta per gram, menunjukkan level harga yang relatif tinggi secara historis. Analisis teknikal memperkirakan adanya potensi rebound ringan akhir pekan ini setelah koreksi tajam, dengan kisaran estimasi 1 gram di sekitar Rp 3,13–3,14 juta. Kripto: Bitcoin Konsolidasi, Altcoin Tertekan Di pasar kripto global, Bitcoin disebut berada dalam fase konsolidasi setelah koreksi, dengan sentimen investor masih rapuh pasca penurunan tajam beberapa hari terakhir. ...

Berita Bisnis Terbaru: Jumat, 30 Januari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Bergairah di Akhir Januari 2026 Harga emas Antam mengalami fluktuasi tajam hari ini, sementara IHSG dibuka menguat meski kripto anjlok. Investor asing mulai masuk kembali ke pasar saham dan obligasi , mendukung stabilitas rupiah. Update Harga Emas Harga emas Antam hari ini, Jumat 30 Januari 2026, tercatat turun Rp48.000 menjadi Rp3.120.000 per gram menurut Logam Mulia , meskipun prediksi awal sempat proyeksikan tembus Rp3.200.000. Di Pegadaian , harga jual Antam naik ke Rp3.480.000 per gram dengan buyback Rp3.050.000, dipengaruhi lonjakan emas global di USD 5.500 per troy ounce dan rupiah di Rp16.786 per dolar AS. Tren bullish ini membuat emas tetap jadi pilihan safe haven di tengah gejolak pasar. Performa Pasar Saham IHSG dibuka perkasa di level 8.308,72, menguat 0,93% atau 76,52 poin dari penutupan sebelumnya, dengan seluruh sektor hijau dan 527 saham naik. Pada pukul 09:10 WIB, indeks bertengger di 8.376 (+1,80%), didorong inflow investor asing...

Berita Bisnis Terbaru: Kamis, 29 Januari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Bergolak: Emas Meroket, IHSG Ambruk, Kripto Fluktuatif Harga emas dunia mencapai rekor baru USD 5.500 per ounce pada Kamis, 29 Januari 2026, sementara di Indonesia emas Antam tembus Rp 3,30 juta per gram di Pegadaian . Sementara itu, IHSG anjlok hingga 8% memicu trading halt oleh BEI , dan pasar kripto menunjukkan pergerakan campuran. Emas Capai Puncak Baru Harga emas spot global naik 1,7% menjadi USD 5.275 per ounce, menyentuh rekor USD 5.311 sebelum stabil. Di pasar domestik, emas Antam di Pegadaian naik signifikan ke Rp 3,30 juta per gram untuk harga jual, didorong kenaikan global dan pelemahan rupiah. Investor beralih ke emas sebagai safe haven di tengah gejolak pasar saham. IHSG Anjlok, Trading Halt Berulang IHSG dibuka turun 7,25% ke 7.715 pada pukul 09.21 WIB, sebelum BEI terapkan trading halt setelah penurunan 8% ke level 7.654. Indeks L45 ikut tertekan 5,36%, dengan mayoritas saham merah meski ada gainer seperti VINS (+24,18%) dan BPII (...