Pasar keuangan Indonesia hari ini, Sabtu 14 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di berbagai aset, dengan emas Antam mengalami penurunan sementara kripto dan forex menampilkan pemulihan parsial.
Update Harga Emas
Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp52.000 menjadi Rp3.127.000 per gram untuk penjualan, dengan buyback Rp2.848.000. Penurunan ini sejalan dengan tekanan global pada komoditas safe-haven, meski permintaan fisik di Jakarta tetap stabil. Investor disarankan pantau ICP minyak mentah di US$68 per barel yang masih di bawah asumsi APBN 2026.
Pergerakan Kripto
Bitcoin (BTC) berada di sekitar US$71.500, naik 1,5% dengan potensi menembus US$72.800 jika volume mendukung. Prediksi untuk hari ini menunjukkan rentang US$70.500–US$72.800, didorong konsolidasi bullish di atas garis tengah Bollinger Band. Biaya transaksi kripto lokal turun 50% sejak awal Maret, untungkan trader ritel di tengah gejolak global.
Kondisi Saham IHSG
IHSG anjlok 3,05% ke 7.137 poin pada Jumat lalu (13/3), dipimpin penurunan saham seperti DSSA, AMMN, dan ISAT. Penurunan ini dipicu kekhawatiran inflasi dari harga minyak tinggi akibat ketegangan geopolitik. Kapitalisasi pasar BEI menyusut, tapi IHSG masih naik 9,54% YoY meski turun 14,12% sebulan terakhir.
Tren Forex EUR/USD
Pasangan EUR/USD naik 0,39% ke 1.1466 hari ini setelah turun sebelumnya, dipengaruhi pelemahan dolar AS. Data inflasi Jerman dan ekspektasi ECB jadi fokus, dengan swap peluang kenaikan suku bunga rendah. Trader forex di Indonesia pantau sentimen risk-off yang membebani euro meski minyak turun.
Kesimpulan
Hari ini, pasar campur aduk dengan emas dan saham melemah akibat faktor eksternal, sementara kripto tunjukkan ketahanan dan forex pulih ringan; investor wejangankan diversifikasi dan pantau data inflasi global untuk minimalkan risiko.

Komentar
Posting Komentar