Update Pasar Keuangan Hari Ini, 2 Maret 2026
Pasar aset digital dan komoditas menunjukkan volatilitas tinggi pada Senin ini, dipengaruhi ketegangan geopolitik Timur Tengah dan data ekonomi global. Bitcoin melonjak ke Rp1,12 miliar per koin, sementara emas Antam naik Rp50.000 menjadi Rp3,135 juta per gram.
Kripto: Bitcoin Rally di Tengah Konflik
Harga Bitcoin (BTC) hari ini mencapai Rp1,12 miliar, didorong kenaikan 2,62% ke US$67.555 akibat ketegangan Iran-Israel yang mendorong aset safe haven. Kapitalisasi pasar BTC tembus Rp22.388 triliun dengan volume 24 jam Rp706,69 triliun, meski prediksi Maret waspada tekanan ke US$58.000. Pekan ini, unlock token senilai US$572 juta dari Hyperliquid (HYPE), Ethena (ENA), dan RedStone (RED) berpotensi tingkatkan likuiditas dan volatilitas.
Emas: Harga Antam Melonjak
Emas Antam pagi ini naik signifikan menjadi Rp3.135.000 per gram (jual), dengan buyback Rp2.845.000, melonjak Rp50.000 dari kemarin. Untuk pecahan kecil, 0,5 gram dijual Rp1.617.500 dan 1 gram Rp3.135.000, sementara Pegadaian catat kenaikan buyback. Tren ini sejalan meredanya kekhawatiran konflik regional yang justru tekan XAUUSD turun.
Forex: NZDUSD Menguat, Emas Tertekan
Pasangan NZDUSD berpotensi naik berkat trade balance positif Selandia Baru, sementara USD lemah akibat PMI suram. XAUUSD diprediksi turun karena ketegangan Timur Tengah mereda, CHFJPY tertekan kebijakan SNB, dan DE30 bearish gara-gara sentimen Israel-Iran.
Saham: IHSG Diprediksi Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin tutup di 8.235 dan berpotensi naik ke 8.440-8.650 hari ini, dengan support 8.025 dan resistance 8.437. Rekomendasi saham: RAJA, UNVR, SUPA dari Pilarmas; saham top performer seperti BUVA (+24,06%) dan MINA (+7,94%). Sentimen dipengaruhi neraca dagang RI, manufaktur China, dan NFP AS.
Kesimpulan
Hari ini, kripto dan emas unggul sebagai lindung nilai geopolitik, sementara forex dan saham tunjukkan peluang trading jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi dari unlock token serta data ekonomi. Investor disarankan pantau berita Timur Tengah dan diversifikasi portofolio untuk mitigasi risiko.

Komentar
Posting Komentar