Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Kripto Hijau, Emas Stabil, IHSG Moderat
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, pasar aset digital dan komoditas menunjukkan sentimen positif di tengah fluktuasi global, sementara saham lokal mencatat pertumbuhan mingguan. Investor disarankan memantau data ekonomi AS dan kebijakan The Fed yang memengaruhi volatilitas.
Kripto Rebound Kuat
Harga Bitcoin (BTC) naik 1% ke US$67.742 dalam 24 jam terakhir, didorong inflow ETF altcoin meski sempat rontok akibat sinyal hawkish The Fed. Ethereum (ETH) menyusul dengan kenaikan 0,56% ke USD 1.966, sementara Binance Coin (BNB) unggul 3,24% ke USD 627. Kapitalisasi pasar kripto tembus US$2,33 triliun, menandakan potensi bull run di altcoin seperti KITE yang capai all-time high.
Emas Antam Bertahan Naik
Harga emas Antam stabil di Rp 2.944.000 per gram hari ini, naik Rp 28.000 dari kemarin, dengan buyback Rp 2.884.600.000 untuk 1 kg. Tren kenaikan ini sejalan dengan UBS (Rp 1.603.000 untuk 0,5 gram) dan Galeri24, menjadikan emas safe haven andalan di tengah gejolak mata uang. Investor ritel ramai beli ukuran kecil seperti 0,5 gram (Rp 1.522.000).
IHSG Tutup Positif Mingguan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72% sepekan menjadi 8.271,76, dengan kapitalisasi pasar Rp 14.941 triliun dan net buy asing di saham bank BUMN. Pekan ini, top gainers LQ45 dipimpin SMGR (+6,64% ke Rp 3.050) dan EXCL (+5,24%), sementara losers seperti JPFA (-4,44%). Volume transaksi harian capai 47 miliar lembar, didukung sektor semen dan telekom.
Forex: Rupiah Melemah Tipis
USD/IDR tembus 16.863, dengan indeks dolar AS kuat di kisaran 97,56-98,32 akibat data ekonomi AS solid dan hawkish Fed. Rupiah tertekan, tapi trader forex pantau resistance 98,32 untuk peluang buy.
Kesimpulan
Pasar hari ini optimis dengan kripto dan emas memimpin kenaikan, sementara IHSG stabil dan forex volatil; diversifikasi aset tetap kunci di tengah ketidakpastian global.

Komentar
Posting Komentar