Pasar keuangan global dan domestik hari ini menunjukkan volatilitas tinggi, dengan penurunan tajam di kripto dan emas Antam, sementara saham IDX menanti pembukaan Senin dengan sentimen optimis dari Menkeu. Berita terbaru per 1 Februari 2026 mencakup tren trading emas, kripto, forex, dan saham yang perlu dipantau investor.
Tren Kripto Merah
Harga Bitcoin (BTC) anjlok ke USD 78.840 pagi ini, diikuti Ethereum dan Dogecoin yang kompak melemah, mencerminkan koreksi pasar kripto setelah volatilitas akhir Januari. Analis Bloomberg menyebut penurunan ini wajar meski emas dan silver cetak rekor baru-baru ini, dengan BTC tetap unggul sejak 2022. Altcoin potensial seperti Midnight (NIGHT), Hyperliquid (HYPE), dan Monero (XMR) menunjukkan sinyal bullish untuk Februari, didukung roadmap kuat dan indikator money flow.
Harga Emas Antam Turun
Emas Antam hari ini berada di Rp 2.860.000 per gram, turun Rp 260.000 dari kemarin, sementara Galeri24 dan UBS juga di bawah Rp 3 juta per gram. Penurunan ini sejalan dengan tren global di mana emas spot (XAU/USD) fluktuatif, meski baru-baru ini sempat cetak rekor di atas USD 4.700 per ounce akibat tensi geopolitik. Investor disarankan pantau ukuran lain seperti 0,5 gram Rp 1.460.000 atau 10 gram Rp 28.095.000.
Update Forex & Saham IDX
Dolar AS melemah ke level terendah empat bulan, mendukung aset safe haven seperti emas meski volatilitas tinggi jelang keputusan Fed. IHSG tutup menguat 1,18% ke 8.329 pada Jumat lalu setelah penurunan sebelumnya, dengan Menkeu Purbaya yakin hijau pada Senin 2 Februari. Saham BUMI dan EMTK resmi masuk IDX30 mulai 2 Februari, potensial cuan bagi trader likuiditas tinggi.
Kesimpulan
Pasar hari ini didominasi koreksi kripto dan emas, tapi peluang muncul di altcoin privasi serta saham IDX30 baru; investor disarankan diversifikasi dan pantau data Fed serta IHSG pembukaan Senin untuk strategi trading jangka pendek.

Komentar
Posting Komentar