Pasar Kripto Hijau di Hari Valentine
Harga kripto mayoritas menguat pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertepatan dengan Hari Valentine, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 2,36 triliun atau sekitar Rp39.709 triliun. Bitcoin dan Ethereum kompak naik, di mana ETH melonjak 5,43% menjadi Rp34,52 juta per koin. Meski ada tekanan dari token unlock seperti ARB senilai USD10 juta hari ini, sentimen bullish mendominasi setelah flash crash awal Februari.
Emas Stabil di Tengah Sentimen Imlek
Harga emas dunia stabil di USD162,10 per gram, naik 2,33% atau USD3,78 dalam sepekan terakhir. Di Indonesia, harga emas Antam 1 gram berada di kisaran Rp2,7-2,8 juta, dengan buyback Rp2,735 juta. Dukungan datang dari seasonal trade Imlek yang mendorong permintaan, meski CPI AS hari ini berpotensi tekan harga.
IHSG Melemah, Top Gainers BUMI dan INKP
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin tutup melemah 0,64% di 8.212,27, meski sepekan naik 3,49%. Top gainers LQ45 termasuk BUMI naik 5,19% dan INKP 3,93%, sementara sektoral transportasi kuat 1,79%. Investor asing net buy pada saham tertentu, tapi aksi ambil untung dominan menjelang akhir pekan.
Forex: Rupiah Melemah Tipis vs USD
Kurs USD/IDR naik 0,07% menjadi 16.833,80 pada 13 Februari 2026, meski bulanan menguat 0,14%. Pair USDJPY bearish setelah buyer kehilangan kendali, sementara emas forex di $5.067 tunjukkan kelelahan. CPI AS yang dirilis hari ini jadi kunci, dengan ekspektasi inflasi 2,5% bisa dorong volatilitas.
Kesimpulan
Pasar aset digital dan tradisional menunjukkan pemulihan campuran hari ini: kripto bullish, emas stabil, saham IHSG terkoreksi ringan, serta forex volatil dipengaruhi data AS. Investor disarankan pantau CPI dan token unlock untuk peluang trading jangka pendek, sambil diversifikasi portofolio di tengah sentimen global.

Komentar
Posting Komentar