Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru: Minggu, 18 Januari 2026


Pasar keuangan global dan domestik menunjukkan dinamika beragam pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan emas Antam stabil di level tinggi, kripto berfluktuasi, IHSG mendekati rekor, sementara forex dipengaruhi sentimen regional.

Harga Emas Antam Stabil Tinggi

Harga emas batangan Antam tetap di Rp 2.663.000 per gram pada 18 Januari 2026, tanpa perubahan dari hari sebelumnya, menjadikannya pilihan aman bagi investor di tengah gejolak geopolitik. Harga buyback juga stabil di Rp 2.509.000 per gram, dengan pecahan kecil seperti 0,5 gram dibanderol Rp 1.381.500 dan 1 kg mencapai Rp 2,603 miliar setelah pajak PPh 22. Tren ini sejalan dengan harga emas dunia yang fluktuatif di sekitar USD 4.595 per troy ons.

Kripto: Bitcoin Melemah, Tren Mingguan Positif

Bitcoin (BTC) turun 0,31% dalam 24 jam terakhir menjadi USD 95.180 atau sekitar Rp 1,60 miliar, meski menguat 5,22% sepekan terakhir, didorong inflow ETF dan optimisme institusional. Ethereum dan BNB menunjukkan ketahanan dengan potensi kenaikan lebih lanjut, sementara kapitalisasi pasar kripto mendekati USD 3,2 triliun di awal 2026. Investor disarankan pantau "January Effect" untuk peluang trading jangka pendek.

IHSG Dekat Rekor Tertinggi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru saja cetak all-time high 9.075,41 pada 15 Januari 2026, didukung aksi beli asing di 10 saham unggulan dan sentimen positif Wall Street. Prediksi koreksi ke 8.970-9.039 pekan depan, tapi potensi penguatan hingga 9.151 jika dukungan sektor energi dan industri bertahan. Asing borong saham besar saat IHSG naik 0,47% baru-baru ini.

Update Forex dan Prospek Trading

Pasangan NZDUSD berpotensi naik didorong trade balance positif New Zealand, sementara XAUUSD (emas) bisa turun akibat meredanya ketegangan Timur Tengah. EUR/USD lesu di 1.1593 karena ketidakpastian Fed dan geopolitik, dengan CHFJPY dan DE30 cenderung bearish. Trader forex di Indonesia pantau kalender ekonomi untuk data PMI dan suku bunga SNB.

Kesimpulan

Pasar emas dan saham domestik menawarkan stabilitas serta peluang pertumbuhan, sementara kripto dan forex penuh volatilitas—diversifikasi portofolio tetap kunci sukses investasi hari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Bisnis Hari ini

  Aliran Modal Asing Masuk Rp1 Triliun Pekan Ini, Pasar Saham Indonesia Bergerak Positif Pasar saham Indonesia mencatatkan aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp1 triliun pada pekan terakhir Oktober 2025, meskipun secara kumulatif sejak awal tahun modal asing masih keluar bersih Rp179,17 triliun. Modal asing ini terutama masuk ke pasar saham sebesar Rp4,40 triliun, dengan keluaran modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai tukar rupiah juga menguat tipis ke level Rp16.620 per dolar AS, dan imbal hasil SBN 10 tahun naik tipis menjadi 6,04 persen. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi para investor terkait stabilitas pasar keuangan Indonesia. Harga Emas Mulai Fluktuatif, namun Proyeksi Naik di November Harga emas dunia mulai menunjukkan fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, tapi seca...

Berita Bisnis Terbaru : Jumat, 3 April 2026

Update Pasar Keuangan: Emas Anjlok, Kripto Rebound, IHSG Volatile Harga emas Antam anjlok signifikan hari ini, sementara pasar kripto menunjukkan rebound di tengah volatilitas global dan IHSG baru pulih dari tren penurunan. Pasar saham Indonesia dan forex juga dipengaruhi ketegangan geopolitik Timur Tengah. Penurunan Harga Emas Harga emas Antam 24 karat turun Rp65.000 per gram menjadi Rp2,8 juta pada Jumat, 3 April 2026, menurut data Logam Mulia. Penurunan ini terjadi setelah rekor tertinggi Rp3,168 juta per gram pada akhir Januari 2026, dipicu sentimen pasar global. Di Pegadaian, varian seperti Galeri 24 dan UBS juga melemah, meski Antam sempat naik tipis di beberapa segmen. Sumber: Readers.id, Radar Palembang Rebound Pasar Kripto Pasar kripto rebound setelah penurunan sebelumnya, dengan Bitcoin naik 2,87% dan kapitalisasi mencapai US$1.371 miliar. Altcoin seperti SIREN melonjak 2.450% dalam 90 hari, tapi sinyal fundamental melemah berpotensi bull t...

Berita Bisnis Hari ini

Kondisi Pasar Emas Terbaru Harga emas Antam di Pegadaian pada hari ini mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp36.000 per gram menjadi Rp2.590.000 . Kenaikan ini dipicu oleh penguatan harga emas dunia yang mencapai sekitar US$4.132,76 per troy ounce serta ketegangan geopolitik terbaru dan ekspektasi data inflasi AS yang mempengaruhi pasar global. Sebagai aset safe haven , emas kembali mendapat minat investor karena kondisi ekonomi dan geopolitik yang masih dinamis. Selain itu, harga emas dari merek lain seperti Galeri24 dan UBS juga mengalami kenaikan, masing-masing dijual di kisaran Rp2.445.000 dan Rp2.454.000 per gram . Namun, harga emas batangan Antam yang dijual di pasar lain tercatat turun tipis menjadi Rp2.350.000 per gram , sehingga ada perbedaan harga tergantung platform dan tempat penjualan (Pegadaian vs pasar umum). Secara global, harga emas juga sempat mengalami fluktuasi karena perkembangan data ekonomi AS yang mempengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga dari...

Join Nanovest

Yuk, Join & Refer di Nanorace Referral Program serta menangkan hingga Rp20 Milyar pake kode referral ini: EprofitsM908 untuk rebut hadiahnya!  Klik link berikut:  https://nanovest.onelink.me/dcRw/l0vxb1fc  Cara cuan anti boncos dari investasi aset kripto tanpa trading fee?? 😱 Cusss hanya ke Nanovest !  Di Nanovest , kamu bisa beli dan transfer lebih dari 120 aset kripto, GRATIS trading fee dan instan 24 jam 🔥  Untuk yang sudah dapetin akses penuh ke Nanovest , jangan sampai kelewatan kesempatan cuan demi meraih kebebasan finansial dari sekarang! 😍🚀

Berita Bisnis Hari ini

Bisnis & Investasi: IHSG Menguat Didukung Sentimen The Fed Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 8.177,83 dengan kenaikan 0,91% dan potensi untuk terus naik hingga menembus level resistance 8.180-8.200. Penguatan ini dipicu oleh keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), memberikan sentimen positif di pasar saham Indonesia. Investor asing juga melakukan aksi beli dengan nilai net buy mencapai Rp3,8 triliun. Sektor-sektor yang memimpin penguatan antara lain basic materials (3,44%), financials (1,56%), consumer cyclicals (1,54%), dan transportasi-logistik (0,97%). Saham unggulan seperti BBRI , BMRI , SMGR , serta saham-saham sektor konsumer dan energi mengalami kenaikan signifikan. Namun, ada ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed ke depan yang dapat memberikan tekanan pada pergerakan IHSG selanjutnya. Rekomendasi saham hari ini dari para analis a...

Warren Buffett: Mengapa Emas Adalah "Aset Paling Berbahaya" Saat Ini dan Strategi Investasi Anti-Gagal (3 Langkah Jenius)

Meta Deskripsi: Pahami mengapa Warren Buffett menyebut emas sebagai " aset paling berbahaya " dalam pandangan terakhirnya. Temukan konsep " Divergensi Kekayaan Besar " dan 3 langkah strategis investasi Buffett untuk membangun kekayaan jangka panjang, mengalahkan inflasi , dan mengoptimalkan portofolio. Emas di Tengah Ketakutan Inflasi: Benarkah Aset "Penyelamat"? Dalam lingkungan keuangan yang penuh gejolak, inflasi tinggi, dan ketidakpastian global, emas kembali menjadi sorotan. Banyak pakar menyebut logam mulia ini sebagai satu-satunya " jangkar di tengah badai ." Namun, investor legendaris dan Oracle of Omaha , Warren Buffett , justru mengeluarkan peringatan keras: "Ini adalah waktu paling berbahaya untuk Emas." Mengapa Buffett, yang dikenal sebagai investor nilai , memiliki pandangan yang bertentangan dengan sentimen pasar saat ini? Jawabannya terletak pada pemahaman fundamental tentang apa itu emas—dan apa yang seharus...

⚖️ Emas vs Perak: Pilih Mana untuk Investasi Logam Mulia Terbaik Anda?

Investasi Emas , Investasi Perak, Logam Mulia, Safe Haven, Volatilitas Memilih instrumen investasi yang tepat seringkali menjadi tantangan, apalagi di tengah banyaknya pilihan. Dua logam mulia, emas dan perak , telah lama menjadi pilihan favorit. Emas dikenal sebagai "aset safe haven ", sementara perak menawarkan potensi pertumbuhan yang agresif. Namun, di antara kedua aset berharga ini, manakah yang paling ideal untuk portofolio Anda? Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan investasi emas dan perak dari berbagai sisi agar Anda dapat mengambil keputusan yang paling optimal. 🌟 Emas: Stabilitas, Likuiditas, dan Perlindungan Nilai Jangka Panjang Emas telah menjadi standar kekayaan selama ribuan tahun. Dalam dunia investasi modern, emas memegang peran krusial, terutama bagi investor yang mengutamakan keamanan dan stabilitas. ✅ Keunggulan Investasi Emas: Stabilitas dan Safe Haven : Harga emas cenderung lebih stabil dan seringkali meningkat saat terjadi...