Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Emas Turun, Kripto Volatile, IHSG Melemah
Harga emas Antam mengalami penurunan signifikan pada Jumat, 13 Februari 2026, sementara pasar kripto masih bergulat dengan volatilitas pasca-flash crash awal bulan. IHSG ditutup lebih rendah di tengah tekanan saham big caps, dengan kurs USD/IDR stabil di kisaran Rp16.800-an.
Update Harga Emas
Harga jual emas Antam turun Rp43.000 menjadi Rp2.904.000 per gram, sementara buyback Logam Mulia anjlok Rp53.000 ke Rp2.688.000 per gram. Penurunan ini mencerminkan tekanan global pada XAU/USD yang konsolidasi di sekitar $5.000-$5.100, menanti data CPI dan klaim pengangguran AS. Investor disarankan pantau support $4.950 untuk skenario bearish atau resistance $5.130 untuk potensi rebound.
Dinamika Pasar Kripto
Bitcoin naik 12,38% secara mingguan meski pasar global kehilangan US$2 triliun sejak Oktober 2025, dipicu flash crash 5 Februari yang hapus miliaran kapitalisasi. Token unlock APT, AVAX, dan CONX senilai US$278 juta pekan ini berpotensi tekan harga lebih lanjut, meski pasar RI masuki fase dewasa dengan transaksi Rp446,77 triliun tahun lalu. Ethereum tipis naik ke US$2.103 (Rp35,34 juta), tapi turun 10% mingguan.
Pergerakan Saham dan Forex
IHSG tutup turun ke 8.265 dengan 384 saham merah, meski UNVR, BMRI, dan TLKM cuan; market cap Rp15.026 triliun. Rekomendasi buy on weakness: BKSL, ELSA, ENRG, PSAB dengan support IHSG 7.863. Kurs USD/IDR stabil di Rp16.808 per 4 Februari, fluktuasi tipis dari Rp16.766.
Kesimpulan
Pasar hari ini menunjukkan sentimen bearish pada emas dan saham, sementara kripto tawarkan peluang rebound di tengah regulasi matang RI; trader disarankan risk management ketat menanti data AS.

Komentar
Posting Komentar