Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru : Minggu, 15 Maret 2026


Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Kripto Hijau, Saham dan Rupiah Tertekan

Pasar keuangan global dan domestik menunjukkan volatilitas tinggi pada Minggu, 15 Maret 2026, dipengaruhi gejolak geopolitik dan data ekonomi AS. Bitcoin memimpin penguatan kripto, sementara IHSG dan rupiah melemah.

Kripto Menguat Tipis

Bitcoin (BTC) naik 0,28% dalam 24 jam terakhir ke level USD 71.082 atau sekitar Rp 1,20 miliar (kurs Rp 16.960). Ethereum (ETH) terkoreksi 0,22% menjadi Rp 35,4 juta, sementara BNB menguat 0,19% ke Rp 11,1 juta. Pasar kripto sepanjang Maret menjanjikan rebound dengan aliran modal institusional masuk, meski altcoin seperti ADA masih tertekan.

Saham IHSG Berlanjut Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah, berada di kisaran 7.137-7.365 poin akhir pekan lalu, turun hingga 3,05% dalam sesi terbaru. Penurunan ini dipicu futures AS merosot dan reli harga minyak akibat ketegangan Timur Tengah. Top gainers sebelumnya seperti MPOW naik 34%, tapi secara keseluruhan indeks turun 14,12% sebulan.

Emas Antam Turun Ringan

Harga emas Antam Logam Mulia hari ini Rp 2.997.000 per gram, turun Rp 24.000 dari sebelumnya, sementara buyback Rp 2.749.000 per gram. Penurunan ini sejalan dengan stabilisasi dolar, meski emas tetap atraktif sebagai lindung nilai inflasi.

Forex: Rupiah Melemah

Kurs USD/IDR mencapai 16.915-16.949, naik 0,03% harian dan melemah 0,46% sebulan. Rupiah tertekan inflasi global dan kebijakan The Fed, dengan proyeksi akhir kuartal di 16.930.


Kesimpulan

Hari ini, kripto menawarkan peluang beli di tengah penguatan Bitcoin, sementara saham dan forex butuh hati-hati akibat tekanan eksternal; diversifikasi ke emas disarankan untuk stabilitas portofolio. Investor disarankan pantau FOMC dan data CPI mendatang untuk langkah selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emas vs. Bitcoin di Sisa 2025: Siapa yang Unggul?

Video dari kanal Mine Stack ini menyajikan analisis komprehensif mengenai perbandingan investasi antara Emas (Gold) dan Bitcoin (BTC) , terutama dari sudut pandang geopolitik dan strategi *beta play*. 1. Perbandingan Kinerja Historis (Oktober 2022 - Sekarang) Bitcoin (BTC): Mencatatkan kenaikan 7-8 kali lipat . Secara fakta, BTC telah mengungguli (outperform) Emas dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir. Emas (Gold): Mencatatkan kenaikan sekitar 3 kali lipat (dari $1.600 ke $4.200 per ons). Meskipun grafiknya vertikal baru-baru ini, kenaikan persentasenya lebih kecil dari BTC. 2. Penentu Kinerja Masa Depan: Perang Mata Uang Global Kinerja aset ke depan sangat ditentukan oleh hasil pertarungan geopolitik antara AS dan aliansi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dll.): Skenario Pemenang Aset yang Diramalkan Unggul ...

Bitcoin bukan Safe-haven?

Ringkasan inti Diskusi mengenai peran Bitcoin sebagai safe haven tetap hangat, tetapi konsensus akademik dan praktisi belum bulat. Beberapa laporan menunjukkan Bitcoin bisa bertindak sebagai pelindung nilai jangka pendek, namun secara konsisten sebagai safe haven jangka panjang masih dipertanyakan. [1][2][3] Emas tetap menjadi aset lindung nilai yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan bitcoin dalam berbagai krisis, meskipun minat institusional terhadap BTC meningkat seiring adopsi ETF bitcoin dan permintaan inovatif lainnya. [4][5][3] Ketegangan perdagangan, inflasi, dan dinamika kebijakan moneter global mendorong pergeseran minat ke aset-aset safe haven tradisional sembari mencoba menguji potensi Bitcoin sebagai komplementar portofolio. [6][7][8] Pendalaman tema: apakah Bitcoin benar-benar safe haven? Bukti historis terkait safe haven menunjukkan emas , mata uang negara tertentu (misalnya franc Swiss ), dan obligasi pemerintah ...

Bitcoin ETF vs. Bitcoin Asli: Panduan Lengkap untuk Investor Indonesia (Pilih Akses Mudah atau Kontrol Penuh?)

Keyword Utama: Bitcoin ETF vs Bitcoin Asli Keyword Sekunder: Pajak Kripto Indonesia , Investasi Bitcoin untuk Pemula , Keuntungan & Kerugian Bitcoin ETF Pendahuluan: Gerbang Baru Investasi Bitcoin Persetujuan Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) telah membuka pintu gerbang baru bagi investor di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mendapatkan eksposur ke aset digital terbesar. Namun, muncul pertanyaan krusial: Apakah lebih baik membeli Bitcoin ETF atau memiliki Bitcoin Asli (fisik) secara langsung? Keputusan ini tidak hanya bergantung pada potensi keuntungan, tetapi juga pada toleransi risiko, kenyamanan teknis, dan implikasi perpajakan di Indonesia. Artikel ini akan membedah perbandingan komprehensif untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat. I. Akses dan Risiko: Siapa yang Lebih Nyaman? Perbedaan terbesar antara Bitcoin ETF dan Bitcoin as...

Berita Bisnis Terbaru : Selasa, 1 April 2026

Harga Emas Meroket, IHSG Rebound Kuat di Tengah Ketegangan Global Harga emas Antam melonjak tajam hari ini, sementara IHSG rebound kuat dan Rupiah tertekan di tengah ketegangan global. Pasar kripto menunjukkan pemulihan bertahap dengan Bitcoin stabil di atas US$70.000. Harga Emas Meroket Harga emas Antam naik Rp75.000 menjadi Rp2.902.000 per gram pada 1 April 2026, didorong tren pemulihan global. Buyback emas juga ikut naik ke Rp2.587.000 per gram, sementara ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.501.000. Kenaikan ini mencerminkan safe haven asset di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah. Investor emas disarankan pantau fluktuasi harian karena harga bisa berubah sewaktu-waktu. IHSG Rebound Kuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,5% ke level 7.158 pada sesi pertama perdagangan 1 April 2026, dengan puncak 7.207. Saham unggulan seperti INCO naik 4,67%, BRPT 4,40%, dan BREN 3,81%, didukung de-eskalasi konflik Timur Tengah. Seluruh sektor hijau, ter...

Berita Bisnis Hari ini

Bisnis & Investasi: IHSG Menguat Didukung Sentimen The Fed Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 8.177,83 dengan kenaikan 0,91% dan potensi untuk terus naik hingga menembus level resistance 8.180-8.200. Penguatan ini dipicu oleh keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), memberikan sentimen positif di pasar saham Indonesia. Investor asing juga melakukan aksi beli dengan nilai net buy mencapai Rp3,8 triliun. Sektor-sektor yang memimpin penguatan antara lain basic materials (3,44%), financials (1,56%), consumer cyclicals (1,54%), dan transportasi-logistik (0,97%). Saham unggulan seperti BBRI , BMRI , SMGR , serta saham-saham sektor konsumer dan energi mengalami kenaikan signifikan. Namun, ada ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed ke depan yang dapat memberikan tekanan pada pergerakan IHSG selanjutnya. Rekomendasi saham hari ini dari para analis a...

Berita Bisnis Hari ini

  Pergerakan Pasar Saham Indonesia Hari Ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini dan berpeluang menembus level 8.300. IHSG pada penutupan sebelumnya menguat 1,49% ke posisi 8.274,35 dengan nilai transaksi mencapai Rp21,04 triliun. Sebanyak 424 saham menguat, 270 saham melemah, dan 262 saham stagnan. Rekomendasi saham unggulan hari ini termasuk PT Adhi Karya, PT Summarecon Agung, serta saham spekulatif seperti PT Barito Pacific dan PT Elnusa. Investor diimbau buy on weakness dan tetap waspada akan koreksi jangka pendek yang berpotensi terjadi. Harga Emas Kembali Naik Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami kenaikan pada hari ini sebesar Rp33.000 menjadi Rp2.354.000 per gram. Ini menandai tren positif pada harga emas yang selama sebulan terakhir sudah naik lebih dari 10% dan lebih dari 51% dalam setahun terakhir secara global, dengan harga em...

Berita Bisnis Hari ini

Kondisi Pasar Emas Terbaru Harga emas Antam di Pegadaian pada hari ini mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp36.000 per gram menjadi Rp2.590.000 . Kenaikan ini dipicu oleh penguatan harga emas dunia yang mencapai sekitar US$4.132,76 per troy ounce serta ketegangan geopolitik terbaru dan ekspektasi data inflasi AS yang mempengaruhi pasar global. Sebagai aset safe haven , emas kembali mendapat minat investor karena kondisi ekonomi dan geopolitik yang masih dinamis. Selain itu, harga emas dari merek lain seperti Galeri24 dan UBS juga mengalami kenaikan, masing-masing dijual di kisaran Rp2.445.000 dan Rp2.454.000 per gram . Namun, harga emas batangan Antam yang dijual di pasar lain tercatat turun tipis menjadi Rp2.350.000 per gram , sehingga ada perbedaan harga tergantung platform dan tempat penjualan (Pegadaian vs pasar umum). Secara global, harga emas juga sempat mengalami fluktuasi karena perkembangan data ekonomi AS yang mempengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga dari...