Pasar Saham Indonesia Bergairah Awal 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa kuat di awal tahun, naik 2,16% menjadi 8.936,75 selama periode 5-9 Januari 2026, dengan rekor tertinggi 8.944,813 pada 7 Januari. Nilai transaksi harian BEI melonjak 44,7% menjadi Rp31,45 triliun, sementara volume harian naik 48,08% ke 61,78 miliar lembar saham. Saham lapis dua seperti FILM (MD Entertainment) meroket hampir 300%, diikuti RLCO dan KOCI dengan kenaikan 95%.
Harga Emas Antam Stabil di Rp2,6 Juta
Harga emas batangan Antam bertahan di Rp2.602.000 per gram pada 11 Januari 2026, tanpa perubahan dari hari sebelumnya setelah kenaikan Rp25.000. Harga buyback juga stabil di Rp2.455.000 per gram, menandakan fase konsolidasi di level tinggi. Investor tetap memantau emas sebagai lindung nilai di tengah volatilitas pasar global.
Kripto Campur Aduk: BTC Melemah, ETH Hijau
Bitcoin (BTC) melemah 0,06% ke USD90.448 atau sekitar Rp1,523 miliar per koin pada 11 Januari 2026 pukul 07.30 WIB. Sebaliknya, Ethereum (ETH) naik tipis 0,06% ke Rp51,953 juta per koin, meski turun 1,10% sepekan. Pasar kripto menunjukkan variasi arah, dipengaruhi sentimen global.
Forex: EUR/USD Tertekan Dolar AS
Pasangan EUR/USD turun 0,13% ke 1.1660 akhir pekan lalu, terbebani penguatan dolar AS dan data PPI Zona Euro yang melemah 1,7%. Proyeksi support di 1.1641-1.1622, resistance 1.1681-1.1702 untuk perdagangan lanjutan. Trader disarankan waspada volatilitas dari kebijakan ECB dan The Fed.
Kesimpulan
Pasar keuangan Indonesia dan global menjanjikan peluang di 2026 dengan IHSG dan emas yang solid, meski kripto serta forex tetap volatil—investor disarankan diversifikasi dan pantau data terkini untuk strategi trading optimal.

Komentar
Posting Komentar