Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini, 8 Januari 2026
Pasar saham, emas, forex, dan kripto menunjukkan dinamika beragam pada Kamis pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat di atas level 8.900, didukung aksi beli investor asing, sementara harga emas Antam anjlok dan rupiah cenderung stabil.
Pergerakan IHSG
IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan setelah ditutup naik 0,13% di 8.944,80 kemarin, dengan dukungan net buy asing Rp230 miliar pada saham seperti ANTM, BBRI, dan INCO. Pagi ini pukul 09.10 WIB, IHSG sudah naik 0,19% ke 8.961,818, dengan level support 8.900-8.930 dan resistance 8.970-9.000. Rekomendasi saham hari ini mencakup BMRI, RAJA, CBDK, KPIG, PGAS, dan OASA dari BNI Sekuritas.
Update Harga Emas
Harga emas Antam turun Rp14.000 menjadi Rp2.570.000 per gram pada pukul 08.50 WIB di butik Logam Mulia Graha Dipta. Harga buyback ikut melemah ke Rp2.426.000 per gram, mengakhiri tren naik tiga hari sebelumnya. Secara global, emas spot dunia di Rp16.768,82 per gram, turun 0,82%.
Kondisi Forex Rupiah
Rupiah ditutup melemah 0,15% di Rp16.770 per dolar AS kemarin, melanjutkan tren negatif empat hari. Hari ini, rupiah berpeluang stabil di kisaran Rp15.700-15.850, meski dolar AS menguat tipis 0,11% terhadap enam mata uang utama. Pagi tadi, rupiah spot melemah 0,08% ke Rp16.772, tertekan risiko geopolitik global.
Tren Pasar Kripto
Bitcoin (BTC) diperdagangkan di sekitar Rp1.540.745.443, turun 1,80% dalam 24 jam dengan market cap Rp30.732,7T. Ethereum (ETH) di Rp53.859.587, anjlok 0,33%, sementara koin seperti FHE Mind Network naik 29,37% ke Rp786,53. Ripple (XRP) turun 4,93% ke Rp37.510, mencerminkan volatilitas tinggi di pasar kripto.
Kesimpulan
Pasar keuangan hari ini menawarkan peluang di saham dengan IHSG menguat, tapi waspada pelemahan emas dan rupiah yang stabil tipis, serta volatilitas kripto. Investor disarankan pantau support IHSG 8.900 dan diversifikasi portofolio untuk mitigasi risiko.

Komentar
Posting Komentar