Update Pasar Keuangan Indonesia: Awal 2026 Penuh Peluang dan Tantangan
Pasar keuangan Indonesia memasuki 2026 dengan sentimen campuran di tengah libur akhir tahun, di mana IHSG diproyeksikan konsolidasi sementara aset seperti kripto dan emas menunjukkan dinamika beragam. Rupiah menguat tipis terhadap dolar AS, mendukung optimisme investor lokal. Artikel ini merangkum update terkini untuk trading emas, forex, kripto, dan saham pada 1 Januari 2026.
Update Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak konsolidatif pada perdagangan perdana 2 Januari 2026 dengan support di 8.506-8.448 dan resistance 8.600-8.666, setelah penutupan akhir 2025 di 8.646,93. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG tembus 10.000 akhir 2026, didorong kebijakan pemerintah. Investor diramaikan pembagian dividen awal tahun dari 8 emiten seperti ADRO (USD250 juta, cum date 29 Des 2025), BRI, dan SOHO (Rp33,1/saham).
Dinamika Emas
Harga emas Antam 1 gram stabil di Rp2.501.000 per 31 Desember 2025, meski gramasi besar seperti 5 gram turun Rp40.000 menjadi Rp12.280.000, mencerminkan konsolidasi pasca-kenaikan 64% sepanjang 2025. Di Pegadaian, emas 1 gram dibanderol Rp2.752.000, sementara Galeri24 naik ke Rp2.537.000 per gram pada 1 Januari. Buyback Antam stagnan Rp2.360.000/gram, beri margin untung bagi trader jangka pendek.
Pergerakan Kripto
Bitcoin parkir di zona merah menjelang tahun baru 2026, kontras dengan Ethereum yang menguat 0,31% ke Rp49,6 juta per koin dalam 24 jam terakhir. Binance Coin (BNB) naik 0,26% menjadi Rp14,3 juta, didukung sentimen pasar global. Prediksi ETH capai $2.978 (sekitar Rp44 juta) pada 1 Januari, sinyal potensi rebound.
Forex Rupiah
Rupiah menguat 0,23% ke Rp16.730 per USD pagi ini, meski berisiko turun ke Rp16.680 secara teknikal. Kurs BRI per 1 Januari mencatat USD beli Rp16.550-jual Rp16.850, SGD Rp12.804-Rp13.247, dan EUR Rp19.346-Rp19.854. Pelemahan potensial dipicu faktor eksternal seperti kebijakan Trump pasca-inaugurasi.
Kesimpulan
Tahun 2026 dibuka dengan peluang cuan dari dividen saham dan penguatan ETH/BNB, tapi waspada volatilitas emas serta IHSG konsolidasi dan rupiah rentan. Investor disarankan pantau perdagangan 2 Januari untuk entry strategis di aset digital dan komoditas. Diversifikasi tetap kunci di tengah libur bursa hingga awal pekan.

Komentar
Posting Komentar