Pasar Kripto Menguat di Awal 2026
Bitcoin memimpin kenaikan pasar kripto pada 2 Januari 2026, dengan harga tembus USD 88.000 dan kapitalisasi USD 1,77 triliun, naik 1,32% harian. Ethereum menyusul di USD 3.000 dengan kenaikan 1,09%, sementara XRP naik 1,98% ke USD 1,87. Sentimen positif ini didorong oleh ekspektasi regulasi CLARITY Act di AS yang dapat tarik modal institusional.
Emas Antam Naik Stabil
Harga emas Antam hari ini Jumat, 2 Januari 2026, naik Rp 16.000 menjadi Rp 2.504.000 per gram, sementara buyback Rp 2.353.000 per gram. Di Pegadaian, emas 1 gram dijual Rp 2.752.000, menunjukkan ketahanan aset safe haven di tengah fluktuasi global. Prediksi analis menargetkan harga emas dunia capai USD 4.000 per ons sepanjang 2026.
IHSG Penguatan Berlanjut
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat uji level 8.905 pada 2 Januari 2026, setelah tutup di 8.646,93 dengan penguatan tipis. Saham konsumen non-primer, infrastruktur, dan keuangan dorong kenaikan hingga 3,03%. BEI targetkan nilai transaksi harian Rp 14,5 triliun dan 50 IPO saham tahun ini untuk stabilitas pasar.
Forex dan Inovasi Trump Media
Analisis teknikal forex menyarankan sell pada EUR/USD di area 1.34800–1.35000 dengan target 1.33600, sementara gold (XAUUSD) buy di 4333.00. Trump Media rilis token kripto baru untuk pemegang saham pada akhir 2025, perkuat ikatan dengan industri kripto di bawah Presiden Trump. Langkah ini picu lonjakan minat investor di aset digital.
Kesimpulan
Pasar keuangan global dan domestik awal 2026 tunjukkan optimisme, dengan kripto dan emas unggul sebagai aset utama, didukung regulasi pro-kripto AS dan stabilitas IHSG Indonesia. Investor disarankan pantau regulasi CLARITY Act dan fluktuasi forex untuk peluang trading jangka pendek, sambil diversifikasi portofolio saham dan emas untuk lindungi nilai. Tren positif ini berpotensi lanjut jika sentimen geopolitik tetap kondusif.

Komentar
Posting Komentar