Harga emas perhiasan stabil di Rp2,28 juta per gram pada Senin, 22 Desember 2025, sementara IHSG dibuka melemah 0,10% ke level 8.629,25. Pasar kripto menunjukkan volatilitas dengan Bitcoin dan Ethereum cenderung tertekan, didorong data ekonomi AS dan upgrade jaringan. Analisis forex menyarankan posisi beli pada EUR/USD dan GBP/USD di tengah pelemahan dolar.
Update Harga Emas
Harga emas perhiasan 24 karat stabil di Rp2.280.000 per gram di toko Raja Emas, sementara di Lakuemas sebesar Rp2.082.000 per gram. Tren stabil ini terjadi setelah kenaikan signifikan sebelumnya, dengan harga berbagai kadar seperti 23K di Rp1.902.000 hingga 9K di Rp719.000. Emas Antam di Pegadaian mencatat kenaikan bertahap hingga Rp2.725.000 per gram akhir pekan lalu, menjadikannya aset lindung nilai favorit.
Pergerakan Pasar Saham
IHSG dibuka turun 0,10% menjadi 8.629,25 pada 22 Desember 2025, diikuti penguatan LQ45 (+0,11%) dan IDX30 (+0,02%). Pekan sebelumnya, IHSG melemah 0,59% ke 8.609,55, tertarik saham konsumen dan teknologi. Rekomendasi saham hari ini fokus pada pemulihan sektor energi dan blue chip seperti BBCA.
Dinamika Kripto
Pasar kripto volatil dengan Bitcoin tertekan di bawah tekanan ETF dan whale, sementara altcoin seperti FORM dan PYR bangkit hingga 23%. Upgrade Fusaka Ethereum tingkatkan efisiensi Layer 2, dorong rebound ETH. Charles Hoskinson prediksi ATH baru untuk ETH, XRP, dan ADA di siklus super cycle.
Outlook Forex & Gold
Analisis teknikal sarankan buy EUR/USD di 1.16800-1.17000 (target 1.18200) dan GBP/USD di 1.33300 (target 1.34700). Gold (XAUUSD) buy di 4352-4354 dengan target 4366, sementara USD/JPY sell di 156.000. Proyeksi mingguan EUR/USD antisipasi koreksi bullish ke 1.1815 sebelum potensi penurunan.
Kesimpulan
Pasar keuangan hari ini menunjukkan sentimen mixed: emas stabil menarik investor defensif, saham IHSG terkoreksi ringan, kripto volatil dengan peluang altcoin, serta forex bullish Eropa lawan dolar lemah. Investor disarankan pantau data ekonomi AS dan breakout level kunci untuk trading harian, prioritaskan manajemen risiko di tengah libur akhir tahun.

Komentar
Posting Komentar