Pasar Keuangan Indonesia dan Global: IHSG Cetak Rekor Baru, Emas Stabil di $4.200, Saat Bitcoin Turun ke $90.000
Jakarta, 9 Desember 2025 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 8.700 untuk pertama kalinya, menandai rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen positif investor domestik dan global. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, IHSG naik 0,90% ke 8.710,69, didorong oleh saham-saham unggulan seperti Bumi Resources (BUMI) yang menguat 5,88% dengan nilai transaksi Rp1,2 triliun. Hari ini, sesi pagi diproyeksikan melanjutkan momentum positif dengan rekomendasi saham seperti ADMR, INCO, KLBF, MDKA, dan TINS yang menjadi incaran trader.
Emas dan Forex: Proyeksi Stabil Jelang Rapat Fed
Harga emas dunia stabil di sekitar US$4.190-4.210 per ons troy setelah menguat 57,52% year-to-date, dengan proyeksi akhir tahun mencapai US$4.250-4.300 didukung ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed) minggu ini. Di pasar domestik, emas 24 karat tercatat Rp130.460 per 10 gram, naik 0,47% dari hari sebelumnya, lebih tinggi 15,64% dibandingkan harga di Dubai. Sementara itu, pasar forex menunjukkan dolar AS cenderung melemah, dengan proyeksi EUR/USD menuju 1,2000 dan mata uang emerging seperti rupiah stabil di kisaran Rp15.600-16.000 per USD menjelang data inflasi AS.
Kripto Lesu, Bitcoin Retreat ke $90.000
Pasar kripto mengalami tekanan di awal Desember, dengan Bitcoin turun ke level US$90.000 setelah rebound dari low US$80.000 minggu lalu, dipicu ketidakpastian ekonomi AS dan arus keluar ETF. Ethereum naik tipis 0,18% ke US$282.135, sementara XRP menargetkan breakout US$2,65 di tengah sinyal bullish institusional meski sentimen keseluruhan negatif. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 3,2%, menyarankan investor waspada terhadap volatilitas tinggi.
Kesimpulan
Pasar keuangan hari ini menunjukkan optimisme di saham Indonesia dengan IHSG rekor baru, sementara emas dan forex stabil menanti sinyal Fed, tapi kripto butuh katalisator pemulihan. Investor disarankan diversifikasi portofolio dan pantau rapat FOMC untuk peluang trading jangka pendek di tengah ketidakpastian global.

Komentar
Posting Komentar