Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi baru pada 23 Desember 2025, sementara IHSG berpotensi menguat didorong komoditas. Pasar kripto menunjukkan momentum positif dengan altcoin memimpin kenaikan, meski Bitcoin konsolidasi di atas USD88.000.
Lonjakan Harga Emas
Harga emas Antam melonjak Rp59.000 per gram menjadi Rp2.561.000 untuk ukuran 1 gram pada Selasa (23/12/2025), menembus rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong pelemahan dolar AS dan ketegangan geopolitik AS-Venezuela yang memicu safe haven demand, dengan harga spot global mencapai US$4.486 per troy ounce. Emas perhiasan juga terangkat, seperti 24 karat Rp2.180.000 per gram di Raja Emas Indonesia.
Prospek IHSG Menguat
IHSG dibuka di level 8.656,65 pagi ini setelah menguat 0,42% ke 8.645,84 kemarin, didukung sektor energi dan komoditas. Analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan penguatan ke 8.680-8.700, dengan rekomendasi saham BUMI, DEWA, ESSA, ADMR, dan INDY. Sentimen positif datang dari pertumbuhan M2 8,3% YoY dan kenaikan minyak mentah.
Kripto Bergerak Positif
Pasar kripto hari ini positif, altcoin seperti ANIME naik 35% ke US$0,00937, JELLYJELLY 24% ke US$0,079657, dan EPIC 19% ke US$0,749. Bitcoin konsolidasi di USD88.000-US$93.000 target mingguan, didukung likuiditas Fed US$6,8 miliar dan akhir QT. Ethereum incar US$3.200 meski arus keluar ETF.
Update Forex dan Komoditas
XAUUSD (emas) berpotensi buy di 4.438-4.440 dengan target 4.452, didorong dolar lemah. NZDUSD potensi naik karena trade balance positif, sementara DE30 (DAX) bearish akibat sentimen Israel-Iran. Minyak WTI naik 2% ke US$57,8 per barel dari risiko geopolitik.
Kesimpulan
Hari ini menandai momentum bullish di emas dan kripto jelang Natal, dengan IHSG berpeluang rebound; investor disarankan pantau geopolitik dan data AS untuk trading saham komoditas serta altcoin potensial.

Komentar
Posting Komentar