Update Pasar Keuangan Global dan Lokal: 6 Desember 2025
Pada Sabtu pagi ini, 6 Desember 2025, pasar aset digital dan komoditas menunjukkan volatilitas tinggi dengan dominasi tren merah di kripto, sementara emas dan saham domestik mempertahankan momentum positif. Harga Bitcoin anjlok 3,78% dalam 24 jam terakhir menjadi USD 89.408 atau sekitar Rp1,49 miliar per koin (kurs Rp16.684), diikuti Ethereum yang turun 3,94% ke USD 3.030 [1]. Sementara itu, emas dunia bertahan di kisaran USD 4.206-4.208 per troy ounce, naik tipis 0,09-0,13% dari hari sebelumnya didukung ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed [2][3].
## Performa Kripto: Tekanan Jual Berlanjut
Pasar kripto membuka hari ini dengan pelemahan luas, di mana Bitcoin dan Ethereum kompak memerah akibat tekanan ETF dan aktivitas whale. XRP turun 3,32% ke USD 2,03, sementara BNB merosot 1,93% menjadi USD 886,34 dalam periode 24 jam [1]. Analis memperingatkan potensi koreksi lebih dalam kecuali support kunci bertahan, meski sentimen jangka menengah masih bergantung pada data ekonomi AS.
## Emas dan Forex: Stabilitas di Tengah Ketidakpastian
Harga emas Antam lokal diprediksi mendekati Rp2,3-3 juta per gram akhir tahun, dengan harga global stabil di atas USD 4.200 didorong ketegangan geopolitik [4][3]. Di forex, kurs USD/IDR berada di Rp16.690, dengan fluktuasi 30 hari terakhir antara Rp16.601-16.738, mencerminkan penguatan rupiah tipis [5]. Imbal hasil Treasury 10 tahun AS naik ke 4,110%, mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter agresif [3].
## Saham Indonesia: IHSG Siap Rebound
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di 8.632,76 pada Jumat lalu, tapi analis memproyeksikan peluang penguatan ke 8.655-8.709 hari ini dengan support 8.610 [6]. Rekomendasi saham mencakup ASII (target Rp6.925-7.125), DSNG, ISAT, RATU, dan SSIA, didukung data cadangan devisa dan potensi cut rate Fed [6]. Top gainers sebelumnya seperti BUVA (+24%) dan MINA (+7,94%) menandakan selektivitas investor [7].
Kesimpulan
Hari ini, investor disarankan buy the dip pada emas dan saham blue chip seperti ASII untuk jangka menengah, sambil waspada volatilitas kripto di bawah USD 90.000 untuk Bitcoin. Tren keseluruhan positif bagi aset safe haven, tapi pantau data klaim pengangguran AS untuk sinyal selanjutnya. Diversifikasi portofolio tetap kunci di tengah ketidakpastian global [1][6][3].

Komentar
Posting Komentar