Pasar Keuangan Indonesia dan Global Bergerak Mixed di Akhir 2025
Harga kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menguat pada 27 Desember 2025, sementara IHSG menghadapi tekanan dari saham big caps yang melemah. Harga emas stabil di kisaran Rp2,4-2,5 juta per gram, dan kurs USD/IDR menguat ke Rp16.615-16.915.
Pergerakan Saham Lokal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sepekan akhir Desember 2025 akibat pelemahan saham jumbo seperti milik konglomerat Prajogo Pangestu dan Grup Sinar Mas. Saham big caps seperti FILM naik 32,2% berkontribusi 23,49 poin, diikuti TLKM (1,47%, +5,44 poin) dan INCO (22,87%, +4,70 poin), meski secara keseluruhan indeks melemah. Perusahaan seperti TOBA mengalokasikan Rp586,27 miliar untuk buyback saham guna stabilkan harga.
Kripto dan Derivatif Menguat
Bitcoin naik 0,29% ke USD87.339 (Rp1,46 miliar), Ethereum +0,74% ke USD2.924,53 (Rp49,03 juta), didukung kapitalisasi pasar kripto yang rebound. Pasar derivatif kripto 2025 capai US$85,7 triliun volume, didominasi institusi via OKX, Bybit, dan CME dengan open interest US$145,1 miliar. Bursa Bybit berencana batasi akses, tapi BNB tetap +0,60% ke USD835,03.
Emas dan Forex Stabil
Harga emas Antam hari ini beli Rp2.438.000/jual Rp2.497.000 per gram di Lakuemas, sementara IndoGold catat beli Rp2.481.521/buyback Rp2.422.000. Kurs USD/IDR di BRI pagi ini beli Rp16.615/jual Rp16.915, naik 0,26% dari sebelumnya. Prediksi emas stabil-tipis naik musiman akhir tahun.
Kesimpulan
Pasar bisnis dan investasi hari ini tunjukkan ketahanan di kripto dan emas, tapi saham domestik butuh katalis buyback untuk pulih; trader disarankan pantau volatilitas forex dan IHSG mixed menjelang libur akhir tahun.

Komentar
Posting Komentar