Pasar keuangan global dan domestik menunjukkan volatilitas tinggi pada 24 Desember 2025, dengan kripto mengalami koreksi akibat data PDB AS yang kuat, sementara IHSG dibuka menguat tipis dan emas Antam stabil di level tinggi.
Update Kripto
Pasar kripto sideways menjelang Natal 2025, di mana Bitcoin dan Ethereum merosot setelah data PDB AS menguat, menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed Januari menjadi hanya 13%. Meski demikian, altcoin seperti AVNT naik 31% ke $0,3535, O melonjak 30% ke $0,0174, dan TFUEL menguat 14% ke $0,02018, sementara Solana bertahan di atas $120 berkat dukungan ETF institusional. Bitcoin bergerak di kisaran $87.000-$90.000, dengan Ethereum berisiko turun ke $2.500 akibat pola bearish dan aksi jual.
Pergerakan Saham
IHSG dibuka menguat 0,25% ke level 8.597,39 pada 24 Desember 2025, setelah penutupan sebelumnya di 8.575,72, didukung penguatan LQ45 (0,12%) dan JII (0,51%). Namun, analis memprediksi potensi pelemahan lanjutan akibat aksi profit taking menjelang libur akhir tahun, dengan saham properti, energi, dan keuangan menjadi pemberat. Rekomendasi saham mencakup buy on weakness untuk AMRT dan WIFI, serta speculative buy untuk BBKP.
Harga Emas dan Forex
Harga emas Antam 24 karat naik menjadi Rp2.561.000 per gram pada 23 Desember, dengan buyback Rp2.420.000 per gram, menunjukkan selisih Rp141.000 dan potensi untung jangka panjang hingga 72% dari pembelian awal tahun. Di forex, sinyal Gold (XAUUSD) merekomendasikan buy on dip di 4482-4484 dengan target 4496, sementara EURUSD buy di 1.17000-1.17200 menuju 1.18400.
Kesimpulan
Pasar kripto dan saham domestik rentan koreksi jangka pendek akibat sentimen global, tapi emas tetap aman sebagai lindung nilai; investor disarankan wait and see hingga pasca-Natal sambil pantau data Fed dan IHSG support 8.500.

Komentar
Posting Komentar