Harga emas Antam melonjak tajam hari ini, sementara pasar kripto terkoreksi serempak dan IHSG dibuka menguat. Pergerakan ini dipicu oleh pelemahan dolar AS pasca keputusan Federal Reserve memangkas suku bunga. Investor disarankan memantau volatilitas untuk peluang trading jangka pendek.
Emas Antam Tembus Rp2,43 Juta
Harga emas Antam mencapai Rp2.431.000 per gram pada Kamis (11/12/2025), naik Rp28.000 dari hari sebelumnya. Buyback juga menguat ke Rp2.291.000 per gram, didorong pelemahan dolar global di level US$4.227 per troy ounce. Ukuran kecil seperti 0,5 gram dibanderol Rp1.265.500, sementara 1 kg tembus Rp2,37 miliar.
Kripto Kompak Merah
Bitcoin turun 0,70% ke US$92.027 atau Rp1,53 miliar per koin dalam 24 jam terakhir. Ethereum sedikit menguat 0,22% ke Rp55,3 juta, tapi XRP anjlok 3,27% ke Rp33.999 dan Dogecoin melemah 3,28% ke Rp2.387. Kapitalisasi pasar kripto global menyusut 0,9% menjadi US$3,14 triliun.
Forex dan Saham Bergerak
Pasar forex menunjukkan XAUUSD siap naik dengan rekomendasi buy di 4.222-4.224 menuju 4.236, sementara EURUSD dan GBPUSD disarankan sell on rally. IHSG dibuka naik 0,73% ke 8.764,09, diikuti penguatan LQ45 dan IDX30. Rekomendasi saham mencakup buy on weakness BRMS, CDIA, dan TINS.
Kesimpulan
Hari ini menawarkan peluang bagi investor emas dan saham domestik di tengah tekanan kripto serta volatilitas forex pasca-Fed. Strategi buy the dip pada aset safe haven seperti emas bisa dimanfaatkan, tapi tetap waspada risiko koreksi global.

Komentar
Posting Komentar