Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Hari ini


Harga Emas Menguat di Pasar Global, Tekanan Inflasi dan Ketidakpastian Pasar Saham Domestik Meningkatkan Volatilitas Investor


Pasar keuangan global hari ini menunjukkan dinamika campuran antara pergerakan harga emas sebagai aset safe-haven dan reli saham di beberapa negara, di tengah ketidakpastian kebijakan moneter serta fluktuasi nilai tukar. Investor tetap memperhatikan sinyal dari bank sentral utama terkait arah suku bunga, inflasi, dan likuiditas pasar. Di Indonesia, arus modal asing menunjukkan pola yang bergejolak menjelang rapat kebijakan dan perilaku risiko global yang lebih risk-on atau risk-off.

Emas: harga dan tren

  • Emas dunia cenderung diperdagangkan dalam kisaran fluktuatif akibat rilis data inflasi dan keputusan bank sentral. Investor menimbang potensi pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif versus penahanan suku bunga untuk menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
  • Dalam konteks nasional, harga emas batangan di laporan pasar domestik menunjukkan variasi antara merek lokal dan distribusi Pegadaian, dengan beberapa variasi harga buyback Antam, UBS, dan galeri 24 yang mencerminkan perbedaan biaya layanan serta likuiditas di pasar lokal.
  • Pembaca perlu memantau pembaruan harga harian untuk memahami momentum pembelian emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Forex, Saham, dan Kripto: dinamika terkini

  • Pasar forex global dipengaruhi oleh perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral utama, serta sentimen risiko global. Mata uang mayor cenderung mengekspresikan volatilitas yang lebih tinggi terhadap dolar AS berdasarkan laporan arus modal dan ekspektasi suku bunga.
  • Pasar saham domestik telah mencatat aliran modal asing yang berfluktuasi sepanjang kuartal terakhir, dengan catatan jual neto pada periode tertentu yang dapat menekan indeks utama, meskipun dukungan dari transaksi internasional dan program pembelian obligasi negara dapat mengubah arah arus modal.
  • Market kripto dan instrumen turunan terkait tidak lepas dari volatilitas umum pasar keuangan, terutama dengan perubahan kebijakan regulasi serta sentimen risiko global. Investor disarankan melakukan diversifikasi risiko dan mengikuti update regulasi yang relevan.

Pergerakan harga pangan dan dampak keuangan

Harga komoditas pangan juga berdampak pada indeks biaya hidup dan persepsi inflasi di pasar luas. Perkiraan harga beras, minyak goreng, gula, serta komoditas terkait lainnya membawa dampak pada konsumsi rumah tangga dan tingkat variasi biaya produksi bagi perusahaan. Investor yang juga terlibat dalam sektor ritel atau manufaktur dapat memanfaatkan tren ini untuk strategi hedging dan peninjauan rantai pasok.

Modal asing dan aliran modal

Data terbaru mengindikasikan aliran modal asing keluar dari pasar saham dan pasar obligasi Indonesia dalam beberapa periode, meskipun total arus masuk/keluar sepanjang periode tertentu menunjukkan pola yang beragam. Kebijakan BI maupun pemerintah terkait stabilitas eksternal akan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor.

MoU dan perdagangan internasional

Trade Expo Indonesia 2025 terus mencatatkan MoU bernilai signifikan, menandakan ketertarikan investor dan pelaku industri asing terhadap peluang ekonomi Indonesia. Hal ini berdampak positif bagi saham-saham emiten terkait ekspor-impor, logistik, dan infrastruktur yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Harga pangan nasional

Harga pangan nasional pekan ini menunjukkan variasi antara penurunan dan kenaikan beberapa komoditas, dengan dampak langsung terhadap biaya operasional dan penetapan harga jual perusahaan dagang ritel. Faktor cuaca, rantai pasok global, dan kebijakan perdagangan dapat mempengaruhi pergerakannya di masa mendatang.

Rangkuman/Kesimpulan

  • Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai penting, tetapi pergerakannya sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga dan data inflasi. Investor emas perlu menilai likuiditas lokal (buyback dan spread antar merek seperti Antam, UBS dan Galeri 24) serta biaya pajak untuk tidak salah langkah dalam timing pembelian atau penjualan.
  • Pasar saham Indonesia menghadapi dinamika arus modal asing yang berfluktuasi, dengan faktor eksternal seperti yield SBN, CDS, dan volatilitas mata uang mempengaruhi keputusan investasi. Pemantauan rapat kebijakan bank sentral dan data neraca pembayaran menjadi penting.
  • MoU bernilai besar dari Trade Expo Indonesia 2025 menunjukkan potensi pertumbuhan ekspor-impor Indonesia, yang dapat mendorong sektor terkait di pasar saham dan infrastruktur.
  • Harga pangan nasional yang berfluktuasi perlu diwaspadai bagi pelaku bisnis ritel dan produsen, karena dampaknya bisa menekan margin dan pola belanja konsumen.

Catatan penting: Informasi harga emas dan pergerakan pasar dapat berubah cepat sepanjang hari. Disarankan untuk memantau laporan harga harian dari sumber tepercaya dan mengonfirmasi melalui situs resmi penyedia data finansial saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Bisnis Terbaru: Kamis, 12 Februari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: IHSG Menguat, Emas dan Kripto Melemah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat hari ini setelah penutupan positif kemarin, sementara harga emas Antam dan aset kripto mengalami tekanan penurunan. Berita ini merangkum pergerakan terkini di saham, emas, forex, dan kripto per 12 Februari 2026. Pergerakan Saham dan IHSG IHSG ditutup menguat 1,96% atau 159,23 poin ke level 8.290,96 pada Rabu (11/2/2026), didorong optimisme investor terhadap kinerja emiten dan penguatan rupiah. Analis memproyeksikan IHSG berpeluang menguji resistance 8.350-8.400 hari ini, meski waspada aksi jual asing yang mencapai Rp367 miliar kemarin pada saham seperti BBCA dan BUMI . Rekomendasi saham hari ini mencakup BBCA, ANTM , MDKA, MAPA, dan BUMI, dengan sektor energi yang melejit nyaris 6% pada sesi sebelumnya. Investor asing cenderung menjual big cap perbankan, sementara mid-small cap menunjukkan potensi. Harga Emas Antam dan Global Harga emas Antam ha...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 24 Januari 2026

Pasar keuangan Indonesia menunjukkan dinamika campuran pada akhir Januari 2026, dengan kenaikan harga emas dan kripto kontras terhadap volatilitas saham dan aliran modal asing . Rupiah relatif stabil di sekitar Rp16.800 per USD, sementara BI Rate tetap di 4,75% untuk menjaga stabilitas. Update Harga Emas Harga emas Antam hari ini, Sabtu 24 Januari 2026, mencatat kenaikan signifikan. Harga beli mencapai Rp2.673.000 per gram dan harga jual Rp2.737.000 per gram di Lakuemas , naik Rp17.000 dari sebelumnya. Secara global, emas tembus level tinggi di USD160 per gram, didorong permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi . Performa Kripto Bitcoin bertahan di USD89.447 atau sekitar Rp1,5 miliar per koin pada 24 Januari 2026, naik 0,06% dalam 24 jam meski turun 6,36% secara mingguan. Ethereum ikut menghijau 0,14% ke Rp49,6 juta, sementara BNB naik tipis ke Rp14,96 juta, menandakan pemulihan sentimen setelah koreksi. Kondisi Saham dan Forex IHSG sempat rontok k...

Berita Bisnis Terbaru: Jumat, 13 Februari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Emas Turun, Kripto Volatile, IHSG Melemah Harga emas Antam mengalami penurunan signifikan pada Jumat, 13 Februari 2026, sementara pasar kripto masih bergulat dengan volatilitas pasca- flash crash awal bulan. IHSG ditutup lebih rendah di tengah tekanan saham big caps, dengan kurs USD/IDR stabil di kisaran Rp16.800-an. Update Harga Emas Harga jual emas Antam turun Rp43.000 menjadi Rp2.904.000 per gram, sementara buyback Logam Mulia anjlok Rp53.000 ke Rp2.688.000 per gram. Penurunan ini mencerminkan tekanan global pada XAU/USD yang konsolidasi di sekitar $5.000-$5.100, menanti data CPI dan klaim pengangguran AS . Investor disarankan pantau support $4.950 untuk skenario bearish atau resistance $5.130 untuk potensi rebound. Dinamika Pasar Kripto Bitcoin naik 12,38% secara mingguan meski pasar global kehilangan US$2 triliun sejak Oktober 2025, dipicu flash crash 5 Februari yang hapus miliaran kapitalisasi. Token unlock APT, AVAX, dan CONX...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 21 Februari 2026

Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Kripto Hijau, Emas Stabil, IHSG Moderat Pada Sabtu, 21 Februari 2026, pasar aset digital dan komoditas menunjukkan sentimen positif di tengah fluktuasi global, sementara saham lokal mencatat pertumbuhan mingguan. Investor disarankan memantau data ekonomi AS dan kebijakan The Fed yang memengaruhi volatilitas. Kripto Rebound Kuat Harga Bitcoin (BTC) naik 1% ke US$67.742 dalam 24 jam terakhir, didorong inflow ETF altcoin meski sempat rontok akibat sinyal hawkish The Fed. Ethereum (ETH) menyusul dengan kenaikan 0,56% ke USD 1.966, sementara Binance Coin (BNB) unggul 3,24% ke USD 627. Kapitalisasi pasar kripto tembus US$2,33 triliun, menandakan potensi bull run di altcoin seperti KITE yang capai all-time high. Emas Antam Bertahan Naik Harga emas Antam stabil di Rp 2.944.000 per gram hari ini, naik Rp 28.000 dari kemarin, dengan buyback Rp 2.884.600.000 untuk 1 kg. Tren kenaikan ini sejalan dengan UBS (Rp 1.603.000 untuk 0,5 gram) dan Galeri2...

Berita Bisnis Terbaru: Selasa, 27 Januari 2026

Update Pasar Keuangan Hari Ini, 27 Januari 2026 Harga emas Antam sedikit turun menjadi Rp2.916.000 per gram , sementara kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menguat signifikan. IHSG diprediksi konsolidasi dengan dukungan sektor basic materials , dan rupiah melemah tipis terhadap dolar AS . Pergerakan Harga Emas Harga jual emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.916.000 per gram dari Rp2.917.000 kemarin, sementara buyback Rp2.749.000 per gram. Penurunan ini terjadi di tengah fluktuasi global, dengan harga emas 0,5 gram Rp1.508.000 dan 5 gram Rp14.220.000. Investor disarankan pantau tren komoditas untuk peluang beli. Kripto Menguat Kembali Bitcoin (BTC) naik 1,92% ke USD88.028 atau sekitar Rp1,476 juta per koin, dengan kapitalisasi pasar USD1,76 triliun . Ethereum (ETH) lebih perkasa, naik 4,58% ke USD2.923 atau Rp49,48 juta. Altcoin seperti BNB dan Bitcoin Cash ikut hijau, didorong aktivitas jaringan dan sentimen positif. Aset Kripto Ha...

Berita Bisnis Terbaru: Minggu, 1 Februari 2026

Pasar keuangan global dan domestik hari ini menunjukkan volatilitas tinggi, dengan penurunan tajam di kripto dan emas Antam , sementara saham IDX menanti pembukaan Senin dengan sentimen optimis dari Menkeu . Berita terbaru per 1 Februari 2026 mencakup tren trading emas, kripto, forex, dan saham yang perlu dipantau investor. Tren Kripto Merah Harga Bitcoin (BTC) anjlok ke USD 78.840 pagi ini, diikuti Ethereum dan Dogecoin yang kompak melemah, mencerminkan koreksi pasar kripto setelah volatilitas akhir Januari. Analis Bloomberg menyebut penurunan ini wajar meski emas dan silver cetak rekor baru-baru ini, dengan BTC tetap unggul sejak 2022. Altcoin potensial seperti Midnight (NIGHT), Hyperliquid (HYPE), dan Monero (XMR) menunjukkan sinyal bullish untuk Februari, didukung roadmap kuat dan indikator money flow. Harga Emas Antam Turun Emas Antam hari ini berada di Rp 2.860.000 per gram, turun Rp 260.000 dari kemarin, sementara Galeri24 dan UBS juga di bawah Rp 3 juta per gram. P...

Berita Bisnis Terbaru: 14 Februari 2026

Pasar Kripto Hijau di Hari Valentine Harga kripto mayoritas menguat pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertepatan dengan Hari Valentine, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 2,36 triliun atau sekitar Rp39.709 triliun. Bitcoin dan Ethereum kompak naik, di mana ETH melonjak 5,43% menjadi Rp34,52 juta per koin. Meski ada tekanan dari token unlock seperti ARB senilai USD10 juta hari ini, sentimen bullish mendominasi setelah flash crash awal Februari . Emas Stabil di Tengah Sentimen Imlek Harga emas dunia stabil di USD162,10 per gram, naik 2,33% atau USD3,78 dalam sepekan terakhir. Di Indonesia, harga emas Antam 1 gram berada di kisaran Rp2,7-2,8 juta, dengan buyback Rp2,735 juta. Dukungan datang dari seasonal trade Imlek yang mendorong permintaan, meski CPI AS hari ini berpotensi tekan harga. IHSG Melemah, Top Gainers BUMI dan INKP Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin tutup melemah 0,64% di 8.212,27, meski sepekan naik 3,49%. Top gainers LQ45 termasuk BUMI naik 5,19%...