Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: IHSG Menguat, Kripto Mixed, Emas Naik
Pasar keuangan domestik menunjukkan sentimen positif pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan IHSG menguat signifikan di awal perdagangan. Sementara itu, kripto bergerak campur, emas Antam terus naik, dan forex dipengaruhi pelemahan dolar AS.
Pergerakan IHSG dan Saham Unggulan
IHSG naik 0,48% ke level 8.070,8 pada sesi pagi, didorong sektor bahan baku dengan saham seperti MBMA, SCMA, dan ISAT sebagai top gainers. Analis memprediksi penguatan lanjut ke 8.028–8.102, dengan rekomendasi buy saham ARCI (target wave [iii] dari wave 5), BBCA, dan JPFA. Saham NZIA juga rebound kuat pasca-suspensi, sementara BUMI diserbu investor.
Update Harga Kripto
Bitcoin (BTC) turun 0,79% ke US$70.070 atau Rp1,18 miliar per koin, meski mingguan terkoreksi 11,03%. Ethereum (ETH) naik tipis 0,30% ke US$2.103 atau Rp35,34 juta, sementara BNB, XRP, dan Dogecoin (DOGE) mayoritas melemah. Efek Imlek masih terasa positif historis untuk BTC, tapi pasar global tetap volatil.
Harga Emas dan Logam Mulia
Harga emas Antam naik Rp14.000 menjadi Rp2.954.000 per gram, dengan buyback Rp2.748.000 per gram pada 10 Februari. Tren bullish berlanjut dari kenaikan Rp20.000 kemarin, menjadikan emas aset aman di tengah gejolak global. Harga emas dunia (XAU) sekitar Rp2.719.529 per gram.
Sentimen Forex dan Dolar AS
Indeks dolar AS turun 0,78% ke 96,87 akibat data tenaga kerja lemah AS, penguatan Yen, dan kekhawatiran divestasi obligasi AS oleh China. Rupiah menguat tipis terhadap USD di kisaran Rp16.807 (tengah). Analis perkirakan DXY bergerak di support 96,52–96,17, dengan data ADP dan Retail Sales AS jadi penggerak malam ini; emas (XAUUSD) potensi naik.
Kesimpulan
Hari ini, pasar saham dan emas menawarkan peluang bullish bagi investor domestik, sementara kripto dan forex butuh kewaspadaan terhadap volatilitas global. Pantau data AS untuk trading jangka pendek, dan diversifikasi portofolio tetap kunci di tengah sentimen mixed.

Komentar
Posting Komentar