Pasar keuangan Indonesia dan global menunjukkan volatilitas pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan IHSG dibuka menguat tipis diikuti fluktuasi, sementara kripto melemah dan emas tergelincir.
Pergerakan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 20,63 poin atau 0,28% ke level 7.316,21 pada pukul 09:00 WIB, didorong sentimen positif dari bursa Asia dan stabilitas rupiah. Namun, hingga pukul 10:00 WIB, indeks melemah 0,14%, sementara LQ45 naik 0,43% ke 990,28. Saham seperti UNVR, DEWA, dan VKTR menghijau, dengan VKTR naik 8,23% ke Rp 855, sementara BUMI dan BBRI mendominasi transaksi teraktif.
Harga Emas Antam
Harga emas Antam hari ini tergelincir Rp 17.000 menjadi Rp 2.956.000 per gram untuk ukuran 1 gram. Harga spot emas dunia turun ke USD 4.861,71 per ounce atau sekitar Rp 81,8 juta, mencerminkan tekanan global. Ukuran lain seperti 0,5 gram Rp 1.528.000 dan 100 gram Rp 289.812.000 juga ikut melemah.
Update Kripto
Pasar kripto masih memerah, dengan Bitcoin di bawah USD 80.000 setelah penurunan sebelumnya ke USD 78.840 pada 1 Februari. Ethereum dan Dogecoin ikut melemah, meski altcoin seperti Hyperliquid (HYPE) di USD 30,07 naik tipis 0,41% dan berpotensi ATH baru di Februari berkat sinyal on-chain positif. Analis merekomendasikan watchlist Midnight (NIGHT), HYPE, dan Monero (XMR) untuk peluang kenaikan.
Dinamika Forex
Rupiah menghadapi tekanan dari sentimen MSCI dan isu global, dengan potensi outflow dana asing jika respons OJK-BEI lambat. USD mengalami konsolidasi di Februari setelah penurunan Januari, dipengaruhi nominasi Fed Chair dan data ekonomi AS. USDCAD diprediksi range 1.3475–1.3775, sementara volatilitas rupiah dipicu geopolitik dan suku bunga maju.
Kesimpulan
Hari ini, investor diimbau wait-and-see dengan fokus saham fundamental kuat dan aset kripto potensial ATH, sementara emas dan forex rentan fluktuasi—pantau support IHSG 7.250 untuk strategi trading jangka pendek.

Komentar
Posting Komentar