Update Pasar Keuangan Indonesia: Emas Melonjak, IHSG Dekati 9.000, Kripto Koreksi
Harga emas Antam hari ini, Senin 26 Januari 2026, naik Rp30.000 menjadi Rp2.917.000 per gram, mencatat rekor baru di tengah ketidakpastian global. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,19% ke level 8.967,73 dan sempat menyentuh 9.040 pada siang hari.
Pergerakan Emas dan Safe Haven
Emas Antam terus menarik minat investor sebagai aset aman.
- Harga 1 gram: Rp2.917.000 (naik Rp30.000).
- Harga 5 gram: Rp14.360.000.
- Buyback: Rp2.750.000 per gram (naik Rp28.000).
Kenaikan ini didorong oleh pelemahan rupiah dan gejolak geopolitik, membuat emas pilihan utama diversifikasi portofolio.
IHSG dan Saham Lokal Menguat
Pasar saham Indonesia menunjukkan sentimen positif pagi ini.
IHSG naik hingga 1% ke 9.040, didukung 360 saham penguat versus 217 pelemah.
Rupiah menguat ke Rp16.755 per USD, mendukung transaksi senilai Rp8,3 triliun.
Kripto Mengalami Koreksi
Bitcoin (BTC) terpuruk 2,8-3,2% dalam 24 jam, berada di US$86.371 atau sekitar Rp1,46 miliar.
Ethereum (ETH) turun lebih dalam 5,4% ke US$2.796, dipicu gejolak geopolitik yang mengurangi kapitalisasi pasar kripto US$100 miliar.
Meski demikian, adopsi institusional seperti rencana UBS untuk trading BTC/ETH beri harapan jangka panjang.
Forex: Rupiah Stabil Menguat
Kurs USD/IDR berada di kisaran Rp16.675-16.890 menurut bank BRI dan Mandiri.
Penguatan rupiah sebesar 0,1-0,2% hari ini beri peluang trader forex short USD/IDR.
Kesimpulan
Hari ini menonjolkan emas dan saham sebagai pilihan investasi kuat di Indonesia, sementara kripto butuh hati-hati akibat koreksi. Investor disarankan pantau data inflasi AS dan kebijakan Trump untuk langkah selanjutnya, prioritaskan diversifikasi.

Komentar
Posting Komentar