Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru : Sabtu, 7 Maret 2026


Pasar Keuangan Indonesia Hari Ini: Emas Melonjak, Rupiah Melemah, Saham Fluktuatif

Harga emas Antam melonjak signifikan hari ini, sementara rupiah terus tertekan terhadap dolar AS. Pasar saham dan kripto menunjukkan volatilitas tinggi di tengah sentimen global yang campur aduk.

Emas Antam Naik Tajam

Harga emas Antam hari ini, Sabtu 7 Maret 2026, mencapai Rp 3.059.000 per gram, naik Rp 35.000 dari hari sebelumnya. Harga buyback juga ikut melonjak menjadi Rp 2.822.000 per gram, menarik minat investor yang mencari aset safe haven di tengah gejolak pasar. Kenaikan ini sejalan dengan tren global emas yang didorong ketidakpastian ekonomi.

Rupiah Terus Melemah

Kurs USD/IDR menyentuh 16.946,5000 pada 6 Maret 2026, naik 0,17% dari sesi sebelumnya, dengan pelemahan bulanan mencapai 0,87%. Data BCA hari ini menunjukkan e-rate jual USD di Rp 16.972,00, mengindikasikan tekanan lanjutan pada rupiah. Trader forex disarankan waspada terhadap volatilitas ini yang dipengaruhi faktor eksternal seperti kebijakan moneter AS.

IHSG Fluktuatif Belum Stabil

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami fluktuasi minggu ini, dengan penutupan kemarin di kisaran 7.900-an setelah sempat melemah 0,96% pada 3 Maret. Rekomendasi saham hari ini menyoroti potensi di sektor emas seperti BRMS yang didorong rally harga komoditas, meski IHSG berpotensi anjlok lagi. Investor disarankan pantau rotasi dana asing.

Kripto Menguat dengan Biaya Murah

Bitcoin melampaui Rp 1,2 miliar per koin pada 5 Maret, diikuti altcoin yang bergeliat, meski sempat tertekan di awal bulan. Bursa CFX memangkas biaya transaksi 50% mulai Maret 2026 menjadi 0,02%, untungkan trader lokal di tengah volume transaksi kripto nasional yang tembus Rp 482 triliun tahun lalu. Altcoin seperti STABLE dan CC berpotensi ATH baru bulan ini.


Kesimpulan

Pasar keuangan hari ini menawarkan peluang di emas dan kripto, tapi saham serta forex memerlukan kehati-hatian akibat volatilitas tinggi. Investor disarankan diversifikasi portofolio dan pantau update regulasi OJK untuk strategi jangka panjang yang aman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Bisnis Hari ini

  Aliran Modal Asing Masuk Rp1 Triliun Pekan Ini, Pasar Saham Indonesia Bergerak Positif Pasar saham Indonesia mencatatkan aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp1 triliun pada pekan terakhir Oktober 2025, meskipun secara kumulatif sejak awal tahun modal asing masih keluar bersih Rp179,17 triliun. Modal asing ini terutama masuk ke pasar saham sebesar Rp4,40 triliun, dengan keluaran modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai tukar rupiah juga menguat tipis ke level Rp16.620 per dolar AS, dan imbal hasil SBN 10 tahun naik tipis menjadi 6,04 persen. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi para investor terkait stabilitas pasar keuangan Indonesia. Harga Emas Mulai Fluktuatif, namun Proyeksi Naik di November Harga emas dunia mulai menunjukkan fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, tapi seca...

Berita Bisnis Hari ini

IHSG dan Saham Terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan penguatan di kisaran 8.228–8.365 setelah pada perdagangan Selasa menguat 1,84% ke level 8.238. Analis merekomendasikan saham BREN, CUAN, MIDI, dan SIDO untuk dicermati. Sentimen positif datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga BI sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%, yang diharapkan mendongkrak sektor perbankan, properti, dan konsumer. Beberapa saham unggulan direkomendasikan oleh analis antara lain saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) dengan target harga Rp1.480–Rp1.650 serta saham Gozco Plantation (GZCO), Cakra Buana Resources Energi (CBRE), dan Bank Tabungan Negara (BBTN). Pergerakan Harga Emas Setelah mencetak rekor tertinggidi US$4.381 per ons, harga emas pada 22 Oktober 2025 mengalami koreksi tajam, turun 5,5%. Harga emas Antam juga turun sekitar Rp172.000 per gram menjadi Rp2.164.000 per gram. Penurunan ini dianggap sebagai koreksi sehat setelah mencetak reko...

Apa Itu UAN Coin (UAN Token)?

Berdasarkan karakteristiknya, UAN Token/Coin memiliki perbedaan mendasar dengan koin kripto utama yang sudah lama beredar seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), serta memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. UAN Coin (disebut juga UAN Token ) adalah aset digital terkini yang termasuk dalam kategori Token (BEP-20) . 1. Perbedaan Mendasar (UAN Token vs. Koin Utama) Perbedaan paling signifikan terletak pada status teknisnya dan model nilai yang ditawarkan: Kategori UAN Coin (UAN Token) Koin Utama (Contoh: Bitcoin, Ethereum) Status Teknis Token (BEP-20) . Dibangun di atas blockchain yang sudah ada (yaitu Binance Smart Chain ). Coin . Memiliki jaringan blockchain independen sendiri. Utilitas Utama Investasi Komunitas & Profit Sharing dari Bisnis Riil . Fokus pada program sta...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 8 November 2025

Kabar Terbaru di Dunia Bisnis dan Investasi Hari Ini Pasar bisnis dan investasi hari ini menunjukkan dinamika yang menarik dengan beberapa indikator penting yang perlu dicermati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,07% ke posisi 8.342,842 didorong terutama oleh sektor teknologi yang menunjukkan kenaikan signifikan. Hal ini menandakan minat investor yang mulai meningkat di sektor teknologi dalam pasar saham Indonesia . Sementara itu, di sektor investasi emas, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 hingga Rp 9.000 per gram, mencerminkan peningkatan minat beli dari investor dan penguatan harga emas global. Harga emas Antam hari ini tercatat Rp2.299.000 per gram, dengan berbagai pilihan gramasi tersedia untuk pembelian. Di pasar forex, dolar AS masih menunjukkan kekuatan terhadap mata uang utama lain, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS yang terus menanjak mendekati 4,61% untuk tenor 10 tahun. Pelaku pasar tetap be...

Berita Bisnis Hari ini

Bisnis & Investasi: IHSG Menguat Didukung Sentimen The Fed Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 8.177,83 dengan kenaikan 0,91% dan potensi untuk terus naik hingga menembus level resistance 8.180-8.200. Penguatan ini dipicu oleh keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), memberikan sentimen positif di pasar saham Indonesia. Investor asing juga melakukan aksi beli dengan nilai net buy mencapai Rp3,8 triliun. Sektor-sektor yang memimpin penguatan antara lain basic materials (3,44%), financials (1,56%), consumer cyclicals (1,54%), dan transportasi-logistik (0,97%). Saham unggulan seperti BBRI , BMRI , SMGR , serta saham-saham sektor konsumer dan energi mengalami kenaikan signifikan. Namun, ada ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed ke depan yang dapat memberikan tekanan pada pergerakan IHSG selanjutnya. Rekomendasi saham hari ini dari para analis a...

⚖️ Emas vs Perak: Pilih Mana untuk Investasi Logam Mulia Terbaik Anda?

Investasi Emas , Investasi Perak, Logam Mulia, Safe Haven, Volatilitas Memilih instrumen investasi yang tepat seringkali menjadi tantangan, apalagi di tengah banyaknya pilihan. Dua logam mulia, emas dan perak , telah lama menjadi pilihan favorit. Emas dikenal sebagai "aset safe haven ", sementara perak menawarkan potensi pertumbuhan yang agresif. Namun, di antara kedua aset berharga ini, manakah yang paling ideal untuk portofolio Anda? Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan investasi emas dan perak dari berbagai sisi agar Anda dapat mengambil keputusan yang paling optimal. 🌟 Emas: Stabilitas, Likuiditas, dan Perlindungan Nilai Jangka Panjang Emas telah menjadi standar kekayaan selama ribuan tahun. Dalam dunia investasi modern, emas memegang peran krusial, terutama bagi investor yang mengutamakan keamanan dan stabilitas. ✅ Keunggulan Investasi Emas: Stabilitas dan Safe Haven : Harga emas cenderung lebih stabil dan seringkali meningkat saat terjadi...

Berita Bisnis Terbaru: 5 November 2025

Pancaran Sentimen Positif Dorong Pasar Emas, Forex, Kripto, dan Saham di Awal November 2025 Emisi data ekonomi Indonesia dan global menunjukkan tren pemulihan yang moderat meskipun ada ketidakpastian global. Pemerintah Indonesia menegaskan momentum pertumbuhan tetap terjaga melalui kebijakan fiskal , reformasi struktural , dan dukungan terhadap investasi swasta . Konsensus pasar menyoroti potensi dorongan belanja pemerintah sebagai akselerator utama pada kuartal IV-2025, meski volatilitas eksternal tetap tinggi. Efeknya, sektor keuangan nasional menunjukkan perbaikan likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko terdampak stabilitas fiskal yang lebih kuat. Harga emas cenderung stabilize memasuki bulan November, dipicu oleh kekhawatiran geopolitik yang berangsur meredam risiko inflasi. Sentimen risiko global yang terkendali mendorong investor mencari lindung nilai di logam mulia ini, meski beberapa analis memperkirakan volatilitas tetap terjadi seiring rili...