Harga emas Antam menguat Rp40.000 per gram menjadi Rp3.068.000 pada 24 Februari 2026, sementara pasar kripto terkoreksi dengan Bitcoin turun 2,75%. Pasar saham Indonesia dibuka kuat di level 8.428,05, didukung sektor keuangan. Rupiah stabil di kisaran Rp16.845 per USD di tengah volatilitas forex global.
Update Harga Emas
Harga jual emas Antam 24 karat naik menjadi Rp3.068.000 per gram pada Selasa (24/2/2026) pukul 08.45 WIB, menguat Rp40.000 dari hari sebelumnya.
Harga buyback juga meroket Rp41.000 ke Rp2.854.000 per gram, mencerminkan tren positif di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Investor disarankan memantau fluktuasi harian melalui situs resmi Logam Mulia untuk keputusan investasi.
Pasar Kripto Terkoreksi
Bitcoin (BTC) anjlok 2,75% dalam 24 jam terakhir per 24 Februari 2026, diikuti altcoin besar seperti Dogecoin yang melemah.
Meme coin seperti SIREN, NEET, dan BAN justru lonjak agresif di tengah volatilitas tinggi, menarik perhatian trader spekulatif.
Analisis teknikal harian dari Tokocrypto menyarankan strategi jangka pendek untuk aset seperti UNI dan SUI.
Performa Saham IDX
IHSG dibuka menguat signifikan ke 8.428,05 dari penutupan sebelumnya 8.396,08, ditopang saham keuangan dan barang baku.
Rekomendasi saham hari ini mencakup potensi di sektor transportasi dan perindustrian, dengan IHSG sempat menyentuh intraday 8.397,06 kemarin.
Saham seperti GOTO dan BUVA mencatat volume tinggi, sementara analis memprediksi tekanan jual besar jika melewati resistance.
Kondisi Forex Rupiah
Nilai tukar USD/IDR bertahan di Rp16.845 per dolar AS, stabil meski dolar global menguat 0,09%.
Rupiah menunjukkan ketahanan di pasar spot, dipengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed di bawah kepemimpinan baru.
Trader forex di Indonesia diimbau waspada terhadap data ekonomi AS dan yen Jepang yang melemah ke 155,39.
Kesimpulan
Pasar aset digital dan tradisional hari ini menunjukkan volatilitas campur: emas dan saham IDX bullish, kripto bearish, serta forex stabil—investor wejang siku manfaatkan momentum jangka pendek sambil diversifikasi portofolio untuk mitigasi risiko.

Komentar
Posting Komentar