Harga emas Antam stabil di kisaran Rp3,059 juta per gram pada Minggu ini, sementara IHSG mengalami koreksi tajam sepekan terakhir. Pasar kripto mayoritas merah dengan Bitcoin dan Ethereum melemah, di tengah volatilitas global.
Update Saham IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan hingga Sabtu lalu anjlok 7,89% menjadi 7.585,68, akibat tekanan sentimen global dan konflik geopolitik. Kapitalisasi pasar turun menjadi Rp13.627 triliun, dengan sektor tertentu seperti industri dan energi sempat menguat sebelum koreksi. Investor disarankan pantau rekomendasi saham seperti top gainer KOKA dan RODA untuk peluang rebound jangka pendek.
Tren Harga Emas
Harga jual emas Antam hari ini bertahan di Rp3.059.000 per gram, naik Rp35.000 dari sebelumnya, sementara buyback Logam Mulia Rp2.822.000 per gram. Di Pegadaian, harga mencapai Rp3.212.000 per gram dengan buyback Rp2.896.000, menjadikannya aset lindung nilai andalan di tengah ketidakpastian. Lonjakan minat emas ritel naik signifikan tahun ini, didorong volatilitas pasar.
Pergerakan Forex
Pair GBP/USD konsolidasi di 1.3453 menuju resisten 1.3478, terbebani proyeksi penurunan suku bunga BOE akibat data tenaga kerja lemah. USD/IDR dipengaruhi penguatan dolar AS sebagai safe haven dari konflik Timur Tengah, meski prediksi pair utama seperti EUR/USD potensial rebound jika inflasi AS mereda. Trader forex disarankan waspada volatilitas harian dengan level pivot S1 1.3324 hingga R3 1.3612 untuk GBP/USD.
Dinamika Kripto
Pasar kripto hari ini mayoritas turun, dengan Bitcoin dan Ethereum di zona merah masing-masing sekitar USD1.966 untuk ETH turun 0,27% dalam 24 jam. Solana (SOL) berpotensi jatuh ke US$59 jika support US$80 jebol, meski ETF SOL catat arus masuk positif US$43 juta pekan lalu. Altcoin seperti POL dari Polygon layak dipantau jelang hardfork Lisovo pada 4 Maret yang tingkatkan smart contract.
Kesimpulan
Pasar keuangan hari ini didominasi koreksi IHSG dan kripto merah, tapi emas tetap kuat sebagai safe haven dengan potensi cuan jangka panjang. Investor disarankan diversifikasi portofolio, fokus aset defensif seperti emas sambil pantau rebound saham dan forex di tengah sentimen global negatif.

Komentar
Posting Komentar