Pasar Kripto Menguat Tipis di Tengah Biaya Transaksi Turun
Harga aset kripto mayoritas hijau pada 1 Maret 2026, dengan Bitcoin naik 1,19% ke USD 66.421 atau sekitar Rp 1,11 miliar per koin. Kapitalisasi pasar global kripto menguat 2,29%, didorong sentimen positif meski investor diimbau hati-hati akibat konflik Timur Tengah dan tarif AS.
Ethereum naik 0,82% ke Rp 32,6 juta, sementara Binance Coin (BNB) dan Cardano (ADA) bergerak campur. Mulai hari ini, bursa kripto CFX potong biaya transaksi 50% untuk genjot daya saing industri Indonesia.
Harga Emas Antam Naik Lagi
Harga emas Antam di Pegadaian menguat Rp 49.000 per gram menjadi Rp 3.332.000 untuk jual, sementara buyback Rp 2.897.000. Kenaikan ini dari Rp 3.085.000 kemarin, mencerminkan safe haven di tengah gejolak global.
Untuk ukuran lain, 0,5 gram dijual Rp 1.721.000 dan 5 gram Rp 16.416.000. Investor emas disarankan pantau tren inflasi dan geopolitik.
Rupiah dan Forex: Stabil Usai Penguatan
Rupiah ditutup menguat ke Rp 16.759 per USD pada 26 Februari lalu, naik 0,24% didorong sentimen diplomatik AS-Iran. Namun, tekanan fiskal domestik dan ekspektasi suku bunga The Fed tetap jadi risiko.
Pasar forex hari ini cenderung sideways, dengan USD/IDR di kisaran Rp 16.760. Trader forex pantau data cadangan devisa Indonesia yang turun ke USD 154,6 miliar akhir Januari.
IHSG dan Saham: Tunggu Momentum Baru
IHSG belum ada update sesi pagi ini, tapi tren terkini menunjukkan potensi koreksi setelah penguatan sebelumnya ke 9.029. Sektor saham rawan tekanan jual merata, termasuk emiten seperti UNTR dan TOBA.
Investor saham fokus obligasi jatuh tempo Maret dan stabilisasi rupiah.
Kesimpulan
Pasar finansial Indonesia hari ini menunjukkan optimisme hati-hati: kripto untung biaya rendah, emas naik jadi lindung nilai, forex stabil, sementara saham butuh katalis baru. Investor disarankan diversifikasi dan monitor geopolitik untuk peluang trading jangka pendek.

Komentar
Posting Komentar