IHSG Anjlok Parah di Tengah Sentimen MSCI, Emas Antam Naik
Pasar saham Indonesia dibuka memerah pada Senin, 2 Februari 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 4,5% dan meninggalkan level 8.000.
Sebanyak 602 saham terbakar, dipicu oleh keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks akibat isu transparansi free float saham Indonesia, meski OJK dan BEI berjanji percepat reformasi.
Kondisi Forex Rupiah Melemah
Rupiah terhadap dolar AS (USD/IDR) naik menjadi 16.796,40, menguat tipis 0,13% hari ini tapi tetap melemah 0,32% sebulan terakhir. Sentimen suku bunga rendah dari bank sentral memperburuk tekanan, dengan proyeksi akhir kuartal di 16.721,64.
Emas Antam Kembali Menguat
Harga emas Antam hari ini naik Rp167.000 menjadi Rp3.027.000 per gram, sementara buyback naik Rp21.000 ke Rp2.633.000 per gram. Kenaikan ini mencerminkan safe haven di tengah gejolak saham, dengan harga 0,5 gram Rp1.563.500.
Bitcoin Prospek Bullish Februari
Bitcoin diperdagangkan sekitar $88.321 atau Rp1,4 miliaran per koin, dengan pola ascending broadening wedge menjanjikan breakout ke $98.000-$101.000. Pasar kripto Indonesia matang di 2026, transaksi 2025 capai Rp446,77 triliun dan investor 19,08 juta.
Rekomendasi Saham di Tengah Koreksi
Analis sarankan buy on weakness saham ASII, DAAZ, ESSA, dan speculative buy MBMA, dengan support IHSG 7.985-7.762. Top gainers: EDGE +25%, INTD +18,4%, TIFA +18,37%.
Kesimpulan
Hari ini menunjukkan volatilitas tinggi di pasar keuangan Indonesia, dengan saham tertekan MSCI tapi emas dan kripto beri peluang safe haven bagi investor. Pantau reformasi OJK-BEI untuk rebound IHSG, diversifikasi portofolio disarankan di tengah pelemahan rupiah.

Komentar
Posting Komentar