Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru: Senin, 19 Januari 2026


Pasar Keuangan Indonesia Bergolak pada 19 Januari 2026

Pasar keuangan dan aset digital Indonesia menunjukkan dinamika beragam hari ini, dengan kripto mayoritas turun sementara emas dan saham mencatat kenaikan. Bitcoin anjlok di bawah USD 93.000 akibat profit taking, tapi beberapa altcoin seperti Dusk melonjak hingga 72%. Rupiah melemah mendekati Rp 16.900 per USD di tengah sentimen global. 

Kripto Mayoritas Merah, Altcoin Bintang Muncul

Bitcoin dibuka melemah 2,24% ke USD 92.604 pada pukul 08:22 WIB, tertekan sentimen makro global dan aksi ambil untung. Ethereum ikut turun, tapi altcoin seperti Dusk (DUSK) naik 72,85% ke Rp 3.642, Frax (FRAX) 25,78% ke Rp 18.666, serta Resolv (RESOLV) dan Vanar Chain (VANRY) masing-masing 21,41% dan 16,07%. Kapitalisasi pasar kripto tetap volatil, dengan prediksi adopsi massal pada 2026 meski RUU Clarity AS mandek. 

IHSG Bergejolak Usai Libur Panjang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak pasca-libur, sempat menguat 0,27% ke 9.099 di sesi I tapi melemah ke 9.029 pada pagi hari, turun 0,51%. Top gainers termasuk BELL (+34,55%), ESTI (+33,68%), INOV (+30,05%), sementara losers seperti SOHO (-14,79%) dan CTBN (-13,46%). Analis merekomendasikan saham INTP, INET, SCMA, SMBR untuk penguatan potensial. 

Emas Antam Tembus Rekor Baru

Harga emas Antam Logam Mulia naik Rp 40.000 menjadi Rp 2.703.000 per gram, ukir all-time high, sementara Pegadaian naik Rp 14.000 ke Rp 2.974.000. Kenaikan ini mencerminkan safe haven di tengah ketidakpastian global, dengan harga untuk ukuran lain seperti 0,5 gram Rp 1.401.500 dan 2 gram Rp 5.346.000. 

Forex Rupiah Tertekan

Rupiah diproyeksi Rp 16.850-16.920 per USD hari ini, setelah menguat tipis ke Rp 16.887 Jumat lalu, menanti kesepakatan tarif RI-AS [web:278]. Kurs BRI pagi ini beli USD Rp 16.820/jual Rp 17.020 untuk transaksi kecil, menunjukkan pelemahan. 


Kesimpulan

Hari ini, investor disarankan fokus diversifikasi ke emas dan saham gainers seperti ESTI, sambil pantau volatilitas kripto di mana altcoin potensial unggul atas Bitcoin; rupiah lemah dorong kehati-hatian trading forex. Peluang tetap ada di tengah gejolak, tapi kelola risiko ketat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Emas vs. Bitcoin di Sisa 2025: Siapa yang Unggul?

Video dari kanal Mine Stack ini menyajikan analisis komprehensif mengenai perbandingan investasi antara Emas (Gold) dan Bitcoin (BTC) , terutama dari sudut pandang geopolitik dan strategi *beta play*. 1. Perbandingan Kinerja Historis (Oktober 2022 - Sekarang) Bitcoin (BTC): Mencatatkan kenaikan 7-8 kali lipat . Secara fakta, BTC telah mengungguli (outperform) Emas dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir. Emas (Gold): Mencatatkan kenaikan sekitar 3 kali lipat (dari $1.600 ke $4.200 per ons). Meskipun grafiknya vertikal baru-baru ini, kenaikan persentasenya lebih kecil dari BTC. 2. Penentu Kinerja Masa Depan: Perang Mata Uang Global Kinerja aset ke depan sangat ditentukan oleh hasil pertarungan geopolitik antara AS dan aliansi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dll.): Skenario Pemenang Aset yang Diramalkan Unggul ...

Waspada! Faktor & Tanda Kapan Harga Emas Akan Turun

Video ini membahas faktor-faktor utama dan tanda-tanda yang perlu diwaspadai kapan harga emas berpotensi turun. Emas sering dianggap aset aman, tetapi harganya dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan lokal. 5 Faktor Utama yang Memicu Penurunan Harga Emas Kenaikan Suku Bunga Global (Terutama The Fed): Ketika Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga, menyimpan uang dalam Dolar AS menjadi lebih menarik (imbal hasil tinggi). Investor beralih dari emas ke Dolar atau obligasi AS, menyebabkan permintaan global terhadap emas menurun dan menekan harga, termasuk harga emas Antam di Indonesia. Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS: Harga emas dunia dihitung dalam Dolar. Jika Dolar melemah dan Rupiah menguat (misalnya karena ekonomi Indonesia stabil), harga emas dalam Rupiah otomatis akan turun. Penurunan Permintaan di Dalam Negeri: Saat ekonomi membaik, masyarakat cenderung mengalihkan uang...

Bitcoin ETF vs. Bitcoin Asli: Panduan Lengkap untuk Investor Indonesia (Pilih Akses Mudah atau Kontrol Penuh?)

Keyword Utama: Bitcoin ETF vs Bitcoin Asli Keyword Sekunder: Pajak Kripto Indonesia , Investasi Bitcoin untuk Pemula , Keuntungan & Kerugian Bitcoin ETF Pendahuluan: Gerbang Baru Investasi Bitcoin Persetujuan Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) telah membuka pintu gerbang baru bagi investor di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mendapatkan eksposur ke aset digital terbesar. Namun, muncul pertanyaan krusial: Apakah lebih baik membeli Bitcoin ETF atau memiliki Bitcoin Asli (fisik) secara langsung? Keputusan ini tidak hanya bergantung pada potensi keuntungan, tetapi juga pada toleransi risiko, kenyamanan teknis, dan implikasi perpajakan di Indonesia. Artikel ini akan membedah perbandingan komprehensif untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat. I. Akses dan Risiko: Siapa yang Lebih Nyaman? Perbedaan terbesar antara Bitcoin ETF dan Bitcoin as...

Review Aplikasi Investasi Pemula TERBAIK 2026 ! ETF Saham Amerika

Beberapa aplikasi trading saham Indonesia yang sangat populer di Google Play Store dan sering direkomendasikan untuk investor, khususnya pemula, antara lain: Stockbit Sangat populer karena fitur komunitas diskusi saham yang aktif dan lengkap. Memiliki fitur virtual trading untuk simulasi. Tersedia fitur analisis yang lengkap ( screener , chartbit , dll.). Ajaib Sangat populer di kalangan investor muda karena tampilannya yang simpel dan proses registrasi yang sangat cepat. Minimal deposit rendah dan direkomendasikan untuk pemula. Menawarkan investasi saham dan reksa dana. Bibit Awalnya terkenal sebagai aplikasi reksa dana berbasis robo advisor , namun kini juga menyediakan fitur investasi saham dan obligasi. Me...

Rangkuman dan Review Buku: Lo Kheng Hong: Orang Miskin yang Menjadi Triliuner di Bursa Efek Indonesia

Rangkuman Buku Buku ini adalah **biografi** yang mengabadikan perjalanan menakjubkan Lo Kheng Hong (LKH) , seorang investor saham legendaris di Indonesia, yang dijuluki " Warren Buffett Indonesia " . Buku ini secara komprehensif menceritakan bagaimana LKH, yang berasal dari latar belakang sederhana (tinggal di rumah kecil 4x10 meter), mampu mengubah nasibnya dan menjadi triliuner hanya melalui investasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Poin-Poin Utama dalam Buku: Perjalanan Hidup dan Karier: Mengisahkan awal mula kehidupan LKH yang serba terbatas, perjuangannya meniti karier sebagai pegawai bank, hingga keputusannya untuk fokus sepenuhnya di dunia investasi saham. Filosofi Investasi Nilai (Value Investing): Inti dari buku ini adalah mengupas tuntas filosofi dan strategi investasi LKH, yang sangat berpegang teguh pada prinsip value investing ala Benjamin Graham dan Warren Buffett. Fokus Jangka Panjang: LKH adalah penganut investor jangka ...

Bitcoin bukan Safe-haven?

Ringkasan inti Diskusi mengenai peran Bitcoin sebagai safe haven tetap hangat, tetapi konsensus akademik dan praktisi belum bulat. Beberapa laporan menunjukkan Bitcoin bisa bertindak sebagai pelindung nilai jangka pendek, namun secara konsisten sebagai safe haven jangka panjang masih dipertanyakan. [1][2][3] Emas tetap menjadi aset lindung nilai yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan bitcoin dalam berbagai krisis, meskipun minat institusional terhadap BTC meningkat seiring adopsi ETF bitcoin dan permintaan inovatif lainnya. [4][5][3] Ketegangan perdagangan, inflasi, dan dinamika kebijakan moneter global mendorong pergeseran minat ke aset-aset safe haven tradisional sembari mencoba menguji potensi Bitcoin sebagai komplementar portofolio. [6][7][8] Pendalaman tema: apakah Bitcoin benar-benar safe haven? Bukti historis terkait safe haven menunjukkan emas , mata uang negara tertentu (misalnya franc Swiss ), dan obligasi pemerintah ...

Berita Bisnis Terbaru: Senin, 10 November 2025

Berita Bisnis dan Ekonomi Indonesia Terkini Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 tercatat melambat menjadi 5,04% secara tahunan. Meskipun melambat, hasil ini masih di atas ekspektasi beberapa analis dan memberikan harapan positif bagi pasar. Cadangan devisa Indonesia juga menguat kembali ke level US$ 149,9 miliar, yang menambah keyakinan terhadap stabilitas rupiah di tengah kondisi global yang dinamis. Aliran dana asing masuk ke pasar saham Indonesia masih kuat, dengan transaksi mencapai Rp 876 miliar pada perdagangan akhir pekan lalu. Prediksi dan Rekomendasi Saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini dengan kisaran pergerakan di level 8.320-8.470. Saham-saham unggulan yang menjadi favorit investor asing meliputi BBCA , BREN , BBNI, ASII, dan BMRI. Namun, analis juga mengingatkan adanya potensi konsolidasi pasar karena kenaikan IHSG mulai menunjukkan tanda kejenuhan. Target...