Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Hari ini

Pergerakan Pasar Saham dan Prediksi IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 22 Oktober 2025, ditutup turun 1,04% dengan nilai transaksi mencapai Rp 23,06 triliun dan volume sebanyak 29,02 miliar lembar saham. Meski demikian, ada aksi beli oleh investor asing sebesar Rp 170 miliar dengan saham-saham pilihan seperti BBCA, ASII, AMRT, IMPC, dan UNTR yang banyak dibeli asing.

Untuk hari Kamis, 23 Oktober 2025, para analis memperkirakan IHSG berpotensi kembali menguat, dengan level support di kisaran 8.050-8.100 dan resistance di 8.250-8.300. Namun, penguatan ini diperkirakan terbatas dan ada potensi koreksi ke rentang 8.033-8.120. Rekomendasi saham untuk dicermati hari ini termasuk PT Surya Internusa Semesta (SSIA), PT Jhonlin Agro Raya (JARR), dan PT Bank Central Asia (BBCA) serta opsi buy on weakness untuk ADRO, AKRA, KLBF, dan speculative buy untuk MDKA.

Harga Emas Terkini dan Prediksi

Harga emas di pasar dunia mengalami tekanan turun dan saat ini berada di bawah level psikologis $4.100 per ounce. Harga emas Antam di Indonesia anjlok Rp 195.000 per gram menjadi Rp 2.541.000 per gram pada tanggal 23 Oktober 2025. Penurunan ini terjadi meskipun ketegangan geopolitik meningkat, terutama setelah Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap perusahaan minyak Rusia, yang biasanya menjadi faktor penguatan harga emas sebagai aset safe haven.

Secara teknikal, harga emas masih menunjukkan prospek konstruktif dengan harga bertahan di atas moving average penting, namun momentum relatif netral dengan potensi konsolidasi atau aksi ambil untung jangka pendek. Harga emas dunia diperkirakan akan berusaha menembus level resistance di $4.140 dan menuju ke $4.330. Level support penting berada di dekat $4.000 per ounce.

Kondisi Pasar Forex dan Kripto

Pasar forex mengalami volatilitas di tengah ketidakpastian hubungan dagang AS-Tiongkok dan kebijakan moneter The Fed yang menjadi fokus pelaku pasar. Pasangan EUR/USD berhasil menguat melewati level 1,1600 setelah beberapa hari negatif, menunjukkan sentimen yang sedang berjalan dari pengaruh kebijakan dan performa ekonomi global. Di sisi lain, pasar kripto masih dipengaruhi oleh sentimen global dan regulasi yang terus diperbarui; namun, untuk update spesifik kripto hari ini belum tersedia secara rinci dalam laporan terbaru.

Kesimpulan

Pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat namun dengan penguatan yang terbatas dan risiko koreksi tetap ada. Investor disarankan memilih saham-saham unggulan dan strategi buy on weakness. Harga emas di pasar global dan dalam negeri mengalami penurunan signifikan hari ini di tengah ketegangan geopolitik dan aksi ambil untung, menunjukkan potensi konsolidasi dalam jangka pendek namun prospek teknikal masih positif. Pasar forex menunjukkan sentimen positif pada pasangan utama, namun pasar kripto masih menghadapi ketidakpastian regulasi dan sentimen global.

Strategi investasi dan trading harus memperhatikan level teknikal dan sentimen pasar yang cepat berubah demi mengoptimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berita Bisnis Hari ini

  Aliran Modal Asing Masuk Rp1 Triliun Pekan Ini, Pasar Saham Indonesia Bergerak Positif Pasar saham Indonesia mencatatkan aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp1 triliun pada pekan terakhir Oktober 2025, meskipun secara kumulatif sejak awal tahun modal asing masih keluar bersih Rp179,17 triliun. Modal asing ini terutama masuk ke pasar saham sebesar Rp4,40 triliun, dengan keluaran modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai tukar rupiah juga menguat tipis ke level Rp16.620 per dolar AS, dan imbal hasil SBN 10 tahun naik tipis menjadi 6,04 persen. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi para investor terkait stabilitas pasar keuangan Indonesia. Harga Emas Mulai Fluktuatif, namun Proyeksi Naik di November Harga emas dunia mulai menunjukkan fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, tapi seca...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 27 Desember 2025

Pasar Keuangan Indonesia dan Global Bergerak Mixed di Akhir 2025 Harga kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menguat pada 27 Desember 2025, sementara IHSG menghadapi tekanan dari saham big caps yang melemah. Harga emas stabil di kisaran Rp2,4-2,5 juta per gram, dan kurs USD/IDR menguat ke Rp16.615-16.915. Pergerakan Saham Lokal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sepekan akhir Desember 2025 akibat pelemahan saham jumbo seperti milik konglomerat Prajogo Pangestu dan Grup Sinar Mas . Saham big caps seperti FILM naik 32,2% berkontribusi 23,49 poin, diikuti TLKM (1,47%, +5,44 poin) dan INCO (22,87%, +4,70 poin), meski secara keseluruhan indeks melemah. Perusahaan seperti TOBA mengalokasikan Rp586,27 miliar untuk buyback saham guna stabilkan harga. Kripto dan Derivatif Menguat Bitcoin naik 0,29% ke USD87.339 (Rp1,46 miliar), Ethereum +0,74% ke USD2.924,53 (Rp49,03 juta), didukung kapitalisasi pasar kripto yang rebound. Pasar derivatif kripto 2025 capai US$85,7 tril...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 8 November 2025

Kabar Terbaru di Dunia Bisnis dan Investasi Hari Ini Pasar bisnis dan investasi hari ini menunjukkan dinamika yang menarik dengan beberapa indikator penting yang perlu dicermati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,07% ke posisi 8.342,842 didorong terutama oleh sektor teknologi yang menunjukkan kenaikan signifikan. Hal ini menandakan minat investor yang mulai meningkat di sektor teknologi dalam pasar saham Indonesia . Sementara itu, di sektor investasi emas, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 hingga Rp 9.000 per gram, mencerminkan peningkatan minat beli dari investor dan penguatan harga emas global. Harga emas Antam hari ini tercatat Rp2.299.000 per gram, dengan berbagai pilihan gramasi tersedia untuk pembelian. Di pasar forex, dolar AS masih menunjukkan kekuatan terhadap mata uang utama lain, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS yang terus menanjak mendekati 4,61% untuk tenor 10 tahun. Pelaku pasar tetap be...

Berita Bisnis Hari ini

Bisnis & Investasi: IHSG Menguat Didukung Sentimen The Fed Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 8.177,83 dengan kenaikan 0,91% dan potensi untuk terus naik hingga menembus level resistance 8.180-8.200. Penguatan ini dipicu oleh keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), memberikan sentimen positif di pasar saham Indonesia. Investor asing juga melakukan aksi beli dengan nilai net buy mencapai Rp3,8 triliun. Sektor-sektor yang memimpin penguatan antara lain basic materials (3,44%), financials (1,56%), consumer cyclicals (1,54%), dan transportasi-logistik (0,97%). Saham unggulan seperti BBRI , BMRI , SMGR , serta saham-saham sektor konsumer dan energi mengalami kenaikan signifikan. Namun, ada ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed ke depan yang dapat memberikan tekanan pada pergerakan IHSG selanjutnya. Rekomendasi saham hari ini dari para analis a...

Investasi Emas Aman, Mudah dan Terjangkau mulai dari Rp 5000

Tertarik Investasi di Logam Mulia seperti Emas?  Yuk, coba Investasi Emas Fisik Digital di TREASURY , Investasi Emas Fisik Digital #AmanMudahTerjangkau Mulai Dari Rp 5.000-an! Treasury adalah aplikasi investasi emas fisik digital pertama yang mendapatkan izin dari BAPPEBTI dan diawasi oleh KOMINFO . Aplikasi Treasury dirancang untuk memberikan pengalaman investasi emas digital yang AMAN, MUDAH, dan TERJANGKAU.  Treasury sudah dipercaya lebih dari 4.000.000++ pengguna. Investasi emas digital dalam aplikasi Treasury bisa dicetak dalam bentuk emas batangan asli ANTAM dan UBS Logam Mulia 24 karat . Treasury juga mendukung berbagai pilihan metode pembayaran seperti Gopay , OVO , Dana , LinkAja , ShopeePay , BCA Virtual Account , serta bank lainnya. Pembayaran juga bisa dilakukan melalui gerai retail seperti Alfamart , Indomaret , Alfamidi, Lawson, dan Dan+Dan. Treasury memastikan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi emas digital. DAFTAR & Download sekarang dan mul...

Berita Bisnis Hari ini

IHSG dan Saham Terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan penguatan di kisaran 8.228–8.365 setelah pada perdagangan Selasa menguat 1,84% ke level 8.238. Analis merekomendasikan saham BREN, CUAN, MIDI, dan SIDO untuk dicermati. Sentimen positif datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga BI sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%, yang diharapkan mendongkrak sektor perbankan, properti, dan konsumer. Beberapa saham unggulan direkomendasikan oleh analis antara lain saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) dengan target harga Rp1.480–Rp1.650 serta saham Gozco Plantation (GZCO), Cakra Buana Resources Energi (CBRE), dan Bank Tabungan Negara (BBTN). Pergerakan Harga Emas Setelah mencetak rekor tertinggidi US$4.381 per ons, harga emas pada 22 Oktober 2025 mengalami koreksi tajam, turun 5,5%. Harga emas Antam juga turun sekitar Rp172.000 per gram menjadi Rp2.164.000 per gram. Penurunan ini dianggap sebagai koreksi sehat setelah mencetak reko...

Berita Bisnis Terbaru: 5 November 2025

Pancaran Sentimen Positif Dorong Pasar Emas, Forex, Kripto, dan Saham di Awal November 2025 Emisi data ekonomi Indonesia dan global menunjukkan tren pemulihan yang moderat meskipun ada ketidakpastian global. Pemerintah Indonesia menegaskan momentum pertumbuhan tetap terjaga melalui kebijakan fiskal , reformasi struktural , dan dukungan terhadap investasi swasta . Konsensus pasar menyoroti potensi dorongan belanja pemerintah sebagai akselerator utama pada kuartal IV-2025, meski volatilitas eksternal tetap tinggi. Efeknya, sektor keuangan nasional menunjukkan perbaikan likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko terdampak stabilitas fiskal yang lebih kuat. Harga emas cenderung stabilize memasuki bulan November, dipicu oleh kekhawatiran geopolitik yang berangsur meredam risiko inflasi. Sentimen risiko global yang terkendali mendorong investor mencari lindung nilai di logam mulia ini, meski beberapa analis memperkirakan volatilitas tetap terjadi seiring rili...