Langsung ke konten utama

Berita Bisnis Terbaru: Minggu, 15 Februari 2026


Pasar keuangan global dan domestik menunjukkan volatilitas tinggi pada Minggu, 15 Februari 2026, dengan kripto rebound, emas stabil di level tinggi, saham IHSG menguat meski libur besok, sementara forex dipengaruhi data inflasi.

Update Kripto

Pasar kripto kompak menghijau pada akhir pekan, dipicu momentum positif pasca-Hari Valentine, dengan Ethereum naik 5,43% ke Rp34,52 juta dan Bitcoin bertahan di kisaran $68.000-$69.000 meski sempat volatil. Beberapa altcoin seperti Monero (XMR) naik 3,13% ke USD347, sementara HYPE menguat 1,28%, menandakan minat investor terhadap aset privasi dan meme coin tetap kuat di tengah tekanan.

Pergerakan Emas

Harga emas Antam stabil di Rp2.954.000 per gram untuk beli dan Rp2.741.000 untuk buyback hari ini, mencerminkan konsolidasi setelah naik Rp34.000 per gram dalam sepekan. Tren ini didukung safe-haven demand, meski fluktuasi mingguan sempat anjlok ke Rp2.904.000 sebelum rebound, menjadikan emas pilihan investasi aman bagi trader domestik.

Saham dan IHSG

IHSG menguat 3,49% sepekan terakhir menuju 8.212, dengan kapitalisasi pasar capai Rp14.889 triliun, meski modal asing keluar Rp2-5,74 triliun. Perdagangan libur 16-17 Februari untuk Imlek 2026, tapi analis merekomendasikan saham perbankan seperti BBCA, BBRI, dan BRPT untuk hold dengan potensi rebound dari level support 6.400. Sektor aneka industri terkoreksi, tapi consumer confidence positif beri harapan bullish jangka pendek.

Sentimen Forex

Forex dipengaruhi data CPI Jerman rendah 1,8% YoY, dorong dolar AS menguat sementara euro lemah, dengan trader antisipasi kebijakan BI Rate untuk kredit domestik.


Kesimpulan:
Hari ini menawarkan peluang trading di kripto rebound dan emas stabil sebagai lindung nilai, sementara saham tunggu pasca-libur Imlek dengan fokus perbankan; investor disarankan monitor volatilitas global untuk diversifikasi portofolio.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula di 2025

Memulai investasi kini semakin mudah berkat hadirnya berbagai aplikasi investasi yang ramah bagi pemula, menawarkan kemudahan penggunaan, keamanan, serta fitur edukasi lengkap. Berikut 7 aplikasi rekomendasi yang cocok bagi yang baru ingin mulai investasi di tahun 2025. 1. Pintu Pintu menjadi salah satu aplikasi populer bagi pemula yang ingin berinvestasi di aset kripto seperti Bitcoin , Ethereum , dan Solana . Fitur unggulannya termasuk Pintu Earn untuk menabung crypto, Auto DCA otomatis, dan Pintu Academy untuk belajar investasi kripto. Selain itu, Pintu Pro menawarkan platform trading lengkap dengan fitur spot dan futures yang diatur secara resmi, mendukung leverage hingga 25x untuk peluang maksimal di pasar volatil. 2. Bareksa Bareksa fokus pada produk reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN) seperti ORI dan Sukuk Tabungan , dengan ratusan produk dari manajer investasi terpercaya. Sebagai mitra resmi pemerintah, aplikasi ini memberikan rasa aman karena semua transa...

Berita Bisnis Hari ini

  Aliran Modal Asing Masuk Rp1 Triliun Pekan Ini, Pasar Saham Indonesia Bergerak Positif Pasar saham Indonesia mencatatkan aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp1 triliun pada pekan terakhir Oktober 2025, meskipun secara kumulatif sejak awal tahun modal asing masih keluar bersih Rp179,17 triliun. Modal asing ini terutama masuk ke pasar saham sebesar Rp4,40 triliun, dengan keluaran modal asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai tukar rupiah juga menguat tipis ke level Rp16.620 per dolar AS, dan imbal hasil SBN 10 tahun naik tipis menjadi 6,04 persen. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik. Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi para investor terkait stabilitas pasar keuangan Indonesia. Harga Emas Mulai Fluktuatif, namun Proyeksi Naik di November Harga emas dunia mulai menunjukkan fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, tapi seca...

Berita Bisnis Terbaru: 5 November 2025

Pancaran Sentimen Positif Dorong Pasar Emas, Forex, Kripto, dan Saham di Awal November 2025 Emisi data ekonomi Indonesia dan global menunjukkan tren pemulihan yang moderat meskipun ada ketidakpastian global. Pemerintah Indonesia menegaskan momentum pertumbuhan tetap terjaga melalui kebijakan fiskal , reformasi struktural , dan dukungan terhadap investasi swasta . Konsensus pasar menyoroti potensi dorongan belanja pemerintah sebagai akselerator utama pada kuartal IV-2025, meski volatilitas eksternal tetap tinggi. Efeknya, sektor keuangan nasional menunjukkan perbaikan likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko terdampak stabilitas fiskal yang lebih kuat. Harga emas cenderung stabilize memasuki bulan November, dipicu oleh kekhawatiran geopolitik yang berangsur meredam risiko inflasi. Sentimen risiko global yang terkendali mendorong investor mencari lindung nilai di logam mulia ini, meski beberapa analis memperkirakan volatilitas tetap terjadi seiring rili...

Berita Bisnis Hari ini

Kondisi Pasar Emas Terkini Harga emas mengalami penurunan tajam lebih dari 3% pada hari Senin lalu sehingga menyentuh level terendah dalam tiga minggu terakhir. Penurunan ini terjadi meskipun emas biasanya dipandang sebagai aset safe-haven , namun pasar kini cenderung mencari hasil investasi dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Optimisme tentang perbaikan hubungan perdagangan antara AS dan Tiongkok menjadi faktor utama yang melemahkan permintaan emas. Selain itu, spekulasi pengurangan suku bunga oleh The Fed juga melemahkan dolar AS dan berpotensi mendukung harga emas dalam jangka menengah. Secara teknis, emas saat ini berada di posisi support kritis di level $1973 per ons dan perlu mempertahankan level ini agar berpotensi rebound menuju resistance di kisaran $2061 hingga $2150 per ons. Pergerakan Pasar Forex Pasangan mata uang EUR/USD menunjukkan tren positif dengan penguatan beruntun selama lima hari perdagangan terakhir dan menembus level tertinggi ...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 8 November 2025

Kabar Terbaru di Dunia Bisnis dan Investasi Hari Ini Pasar bisnis dan investasi hari ini menunjukkan dinamika yang menarik dengan beberapa indikator penting yang perlu dicermati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,07% ke posisi 8.342,842 didorong terutama oleh sektor teknologi yang menunjukkan kenaikan signifikan. Hal ini menandakan minat investor yang mulai meningkat di sektor teknologi dalam pasar saham Indonesia . Sementara itu, di sektor investasi emas, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 hingga Rp 9.000 per gram, mencerminkan peningkatan minat beli dari investor dan penguatan harga emas global. Harga emas Antam hari ini tercatat Rp2.299.000 per gram, dengan berbagai pilihan gramasi tersedia untuk pembelian. Di pasar forex, dolar AS masih menunjukkan kekuatan terhadap mata uang utama lain, didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS yang terus menanjak mendekati 4,61% untuk tenor 10 tahun. Pelaku pasar tetap be...

Berita Bisnis Hari ini

Bisnis & Investasi: IHSG Menguat Didukung Sentimen The Fed Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 8.177,83 dengan kenaikan 0,91% dan potensi untuk terus naik hingga menembus level resistance 8.180-8.200. Penguatan ini dipicu oleh keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), memberikan sentimen positif di pasar saham Indonesia. Investor asing juga melakukan aksi beli dengan nilai net buy mencapai Rp3,8 triliun. Sektor-sektor yang memimpin penguatan antara lain basic materials (3,44%), financials (1,56%), consumer cyclicals (1,54%), dan transportasi-logistik (0,97%). Saham unggulan seperti BBRI , BMRI , SMGR , serta saham-saham sektor konsumer dan energi mengalami kenaikan signifikan. Namun, ada ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga The Fed ke depan yang dapat memberikan tekanan pada pergerakan IHSG selanjutnya. Rekomendasi saham hari ini dari para analis a...

Berita Bisnis Terbaru: Sabtu, 27 Desember 2025

Pasar Keuangan Indonesia dan Global Bergerak Mixed di Akhir 2025 Harga kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menguat pada 27 Desember 2025, sementara IHSG menghadapi tekanan dari saham big caps yang melemah. Harga emas stabil di kisaran Rp2,4-2,5 juta per gram, dan kurs USD/IDR menguat ke Rp16.615-16.915. Pergerakan Saham Lokal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sepekan akhir Desember 2025 akibat pelemahan saham jumbo seperti milik konglomerat Prajogo Pangestu dan Grup Sinar Mas . Saham big caps seperti FILM naik 32,2% berkontribusi 23,49 poin, diikuti TLKM (1,47%, +5,44 poin) dan INCO (22,87%, +4,70 poin), meski secara keseluruhan indeks melemah. Perusahaan seperti TOBA mengalokasikan Rp586,27 miliar untuk buyback saham guna stabilkan harga. Kripto dan Derivatif Menguat Bitcoin naik 0,29% ke USD87.339 (Rp1,46 miliar), Ethereum +0,74% ke USD2.924,53 (Rp49,03 juta), didukung kapitalisasi pasar kripto yang rebound. Pasar derivatif kripto 2025 capai US$85,7 tril...